oleh

Ratusan Sawah di Muratara Gagal Panen

LINGGAU POS ONLINE- Akibat kemarau panjang berdampak pada penghasil petani di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), khususnya petani di Desa Pauh dan Desa Pauh I Kecamatan Rawas Ilir. Pasalnya, kemarau membuat ratusan sawah Rawa Lebak alami kekeringan dan gagal panen.

Mirisnya lagi petani yang biasanya mendapatkan penghasilan 50 karung setiap panen, kini hanya mendapatkan satu hingga dua karung.

Seperti diungkapkan oleh Guin (36), warga Desa Pauh I mengatakan tahun ini hampir lebih kurang 90 persen sawah yang ditanami oleh warga gagal panen. Bahkan hanya mendapatkan satu sampai dua karung padi.

“Turun secara drastis penghasilan petani, dikarenakan musim kemarau dan sawah mengalami kekeringan. Berdampak pada penghasilan petani yang biasanya mendapatkan 50 karung, namun hanya mendapatkan satu karung dan paling banyak dua karung,” ungkapnya.

Gagal panen secara merata diakuinya baru pertama kali dirasakan oleh petani. Biasanya kalaupun terjadi gagal panen, tidak terlalu drastis penurunannya.

“Baru kemarau tahun ini yang membuat petani gagal panen secara menyeluruh,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Suhardiman membenarkan sawah di Desa Pauh dan Pauh I gagal panen.

“Kita sudah mendata dan turun ke lokasi lebih kurang ratusan hektare gagal panen,” ungkapnya.

Upaya yang dilakukan oleh pihaknya saat ini, dengan menyalurkan bantuan benih padi kepada petani.

“Bantuan itu akan diberikan kepada kelompok tani,” tegasnya.

Laporan Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita