oleh

Ratusan Calon Mahasiswa Bersaing Masuk Unmura

LINGGAU POS ONLINE – Parivatukasio (18) dan Syawaluddin (19) merupakan putra Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang ikut bersaing dengan ratusan orang lainnya untuk masuk Universitas Musi Rawas (Unmura). Mereka mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) di Auditorium Unmura, Rabu (3/7).

Parivatukasio yang merupakan alumni SMAN Surulangun mengaku sejak awal memang menjatuhkan pilihan untuk kuliah di Unmura. Ia mengambil jurusan agroteknologi. Dengan harapan bisa sukses jadi pengusaha pertanian kelak.

Hal sama diungkapkan Syawaludin. Ia mengaku tahu tentang Unmura dari kakak tingkatnya yang ternyata sudah terlebih dahulu kuliah di kampus yang terletak di Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I itu.

“Ada teman saya kuliah di sini. Dia ajak kami kuliah di sini juga. Sejak memutuskan kuliah, kami nggak ikut daftar ke kampus lain. Pertimbangannya, karena di sini ada jurusan peternakan. Saya hobi beternak. Semoga dengan kuliah di sini, dapat ilmunya,” tutur Syawaludin usai mengikuti sesi wawancara.

Ratusan calon mahasiswa Unmura mengikuti tes gelombang I dan II kemarin. Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unmura, Hermanto didampingi Hartawan menerangkan, sampai 5 Agustus 2019 pihaknya masih membuka penerimaan mahasiswa baru.

Ketua Bidang Penyelenggaraan Tes PMB Unmura, Betty Herlina menambahkan, TPA yang diadakan secara tertulis itu menyuguhkan soal IPA dan IPS.

“Jadi, yang mau ambil Prodi di Fakultas Pertanian, tesnya soal IPA. Kalau yang mau masuk Prodi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) tesnya IPS. Waktu pengerjaan soalnya hanya 90 menit,” tutur Betty.

Setelah mengerjakan soal TPA, para calon mahasiswa ini mengikuti tes wawancara.

“Yang mewawancara ini ada 10 dosen. Wawancaranya bertahap, satu per satu. Bersama saya (Betty Herlina), Bu Nelli Murniaty, Bu Yenni Triana, Pak Subianto, Bu Neni Wahyuni, Bu Sumini, Pak Anton Mardoni, Bu Ririn Nopita, dan Bu Anggia,” jelas Betty.

Selain ditanya tentang asal sekolah, keluarga dan motivasi memilih Prodi, para dosen pewawancara juga menanyakan pendapatan orang tua dan minat bakat calon mahasiswa. (lik)

Rekomendasi Berita