oleh

Rastra Gratis, 10 Kg Per RTS

Kepala Bulog Musi Rawas, Meizarani
“Karena harga beras naik, dan belum musim panen. Maka diadakan Pembagian Rastra Gratis. Rastra sebelumnya dihargai Rp 1.600 per kg. Namun, kini dibagikan secara gratis kepada Rumah tangga sasaran…”

LINGGAU POS ONLINE, RUPIT – Perdana Badan Urusan Logistik (Bulog) melalui Kantor Logistik (Kansilog) Kota Lubuklinggau mendistribusikan bantuan sosial Beras Sejahtera (Rastra) secara gratis kepada masyarakat miskin di Kabupaten Muratara.

Pendistribusian Rastra secara gratis ini perdana, yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Rupit, dihadiri oleh Bupati Muratara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, H Abdullah Macik.

Kepala Bulog Musi Rawas, Meizarani menyampaikan peluncuran rastra ini, merupakan lanjutan dari peluncuran di Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas.

Rastra sebelumnya dihargai Rp 1.600 per kg. Namun, kini dibagikan secara gratis kepada Rumah tangga sasaran. Mengapa demikian?

Karena, kata Meizarani, sejak Oktober 2017 hingga saat ini harga beras di pasaran mulai naik. Sementara di Muratara juga belum musim panen.

“Perbedaan Rastra tahun 2017 dengan Rastra tahun 2018 ini, pertama diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat rumah tangga sasaran yakni kalau sebelumnya RTS harus mengeluarkan biaya Rp. 1600 per Kg, dengan mendapatkan 15 Kg per RTS, saat ini gratis tapi hanya mendapatkan 10 Kg,”sebutnya.

Untuk penyaluran sendiri, maksimal sampai akhir Januari 2018.

“Selanjutnya mulai Februari akan di atur oleh Dinas Ketahanan Pangan,” imbuhnya.

Meizarani mengingatkan kepada masyarakat, mengenai kualitas Rastra, apabila tidak layak jangan dikembalikan. Cukup laporkan ke Kadus, nanti dilanjutkan oleh Kades ke camat dan kepada pihaknya. Nanti dalam waktu 2 X 24 jam akan diganti tanpa di pungut biaya apapun.

“Harapannya, peluncuran Rastra ini bertujuan agar harga dipasaran menjadi stabil,”ucapnya.

Sementara itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muratara, H Abdullah Maktjik pada saat menghadiri penyerahan Rastra tersebut menyambut baik akan peluncuran program Rastra gratis ini.

Abdullah Maktjik menjelaskan, pemerintah melalui program Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tentunya berupaya dalam mengentaskan persoalan ini.

“Kalau dulu Pemerintah hadir dalam bantuan sosial Raskin yang ditangani oleh Didinsos tapi sekarang Rastra di Ketahanan pangan dengan diberikan secara gratis tanpa ada biaya yang dibebankan kepada masyarakat penerimaan manfaat,”jelasnya.

Saat ini harga beras mulai dikeluhkan oleh masyarakat, di mana harganya yang melonjak bahkan di pasar saat ini sudah tembus Rp 12.000 per Kg-nya.

“Maka dari itu Pemkab Muratara juga dengan visi misi yakni memanfaatkan lahan terlantar atau tidur. Agar bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian untuk menopang kebutuhan pangan masyarakat khususnya di Kabupaten Muratara.

“Tapi sayang sekarang masyarakat jarang beumo (bertani,red),”imbuhnya.

Harapannya data RTS yang merupakan indikator kemiskinan dari tahun 2017 ditahun 2018 ini menurun. Kalau menurun artinya itu menjadi indikator keberhasilan Pemkab Muratara. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita