oleh

Rashford Ingin Jadi Penendang Penalti

MOSKOW – Inggris dihadapkan pada potensi adu penalti seiring kelolosannya ke babak 16 besar. Marcus Rashford mengaku sanggup menghadapi situasi penuh tekanan itu.

Tiga Singa melaju setelah menjadi runner-up Grup G di bawah Belgia. Di babak knockout pertama, Inggris akan menghadapi juara Grup H Kolombia dalam duel yang akan digelar di Kazan Arena, Rabu (4/7) dinihari WIB.

Inggris selama ini selalu berlatih tendangan penalti di dalam latihan. Rashford mengaku percaya diri dengan peluangnya dalam adu penalti.

“Kupikir dia (Gareth Southgate) tahu pemain mana yang percaya diri dalam situasi-situasi semacam itu. Aku ingin maju,” jelas Rashford.

“Tidak semua pemain di sini adalah penendang penalti untuk klub mereka. Hal itu lebih pada kalau Anda merasa nyaman mengambilnya, yang kulakukan, begitulah cara Anda melakukannya.”

“Kalau Anda tidak merasa nyama, Anda harus jujur pada diri sendiri. Hal itu memberi tim peluang terbaik,” sebut penyerang Manchester United ini.

Inggris telah menderita enam dari tujuh kali adu penalti di panggung kompetitif. Melihat statistik buruk itu, sudah betul apabila Rashford mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Mereka (Kolombia) mungkin tidak membicarakan tentang adu penalti, tapi sudah jelas mereka melatihnya. Kupikir bodoh kalau tidak berlatih adu penalti, terutama di fase turnamen seperti ini,” lanjut Rashford.

“Itu bukan kebetulan. Tidak pernah jadi kebetulan. Itu adalah skill dan setiap skill butuh waktu untuk dipelajari dan menyempurnakannya. Itu adalah skill yang sederhana tapi harus mampu melakukannya dengan tekanan dan semua hal yang ada di sekitarnya.”(Net)

Rekomendasi Berita