oleh

Rapat Forum Pembauran Kebangsaan, Mendata Etnis dan Suku di Rejang Lebong

Rapat membahas pendataan etnis dan suku di Kabupaten Rejang Lebong berlangsung di gedung Pemda Rejang Lebong. Tujuannya mengantisipasi punahnya suku maupun bahasa.

Laporan Syamsul Ma’arif, Curup

Wakil Bupati Rejang Lebong, Iqbal Bastari saat memimpin rapat Forum pembauran kebangsaan menjelaskan, rapat pembauran kebangsaan ini tindak lanjut dari forum kewaspadaan dini.

“Tujuan rapat forum pembauran kebangsaan ini untuk mendata etnis ataupun suku-suku yang ada di Kabupaten Rejang Lebong,” tutur Wabup setelah memimpin rapat, Kamis (16/11).

Pendataan etnis dan suku-suku yang ada di Kabupaten Rejang Lebong mengantisipasi punahnya suku atau etnis yang ada di Indonesia.

“Pendataan etnis dan suku ini untuk mengetahui sejauh mana aset-aset yang bukan berbentuk benda yang ada di Kabupaten Rejang Lebong ini,” jelasnya.

Menurut Wabup, dari data Kesbangpol Rejang Lebong, saat ini setidaknya ada sekitar 27 etnis atau suku yang ada di Rejang Lebong.

“Ada 27 etnis atau suku di sini, seperti suku Lembak, Jawa, Lembak, Padang dan suku-suku lainnya. Ini aset yang perlu di inventaris termasuk bahasa-bahasa yang ada pada etnis atau sukunya,” jelasnya.

Ia juga mengaku, inventaris atau pendataan aset etnis atau suku yang ada di Rejang Lebong, gar kedepan mempermudah dalam mendapatkan informasi.

“Masing-masing etnis nanti akan menjadi komunikator untuk menyampaikan informasi yang ada pada etnis-etnisnya sendiri, selama ini memang sudah berbaur,” tegasnya.

Ia berharap adanya pendataan aset etnis dan suku di Kabupaten Rejang Lebong, akan lebih mempererat persatuan. Serta bisa berbaur antara etnis dan suku satu dengan lainnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita