oleh

Rambu Lalu Lintas Minim Perhatian

Terkesan Dibiarkan

LINGGAU POS ONLINE, JAWA KANAN SS – Rambu lalu lintas yang berada di jembatan simpang RCA Kelurahan, kurang mendapat perhatian dari instansi terkait. Selain posisinya yang miring namun tidak diperbaiki, juga terkesan diletakkan sekadarnya di atas pembatas jalan, Senin (4/12).

Warga Kelurahan Jawa Kanan SS, Wahyudi (32) mengungkapkan, salah satunya rambu penanda rumah makan tersebut, sebelumnya tidak berada di atas pembatas jalan. Namun dirinya tidak tahu pasti, kapan rambu lalu lintas itu diletakkan di atas pembatas jalan.

“Yang jelas tidak enak dilihat, karena miring seperti itu,” ungkap Wahyudi.

Dengan rambu yang diletakkan sekadarnya, ia khawatir terhadap di anak-anak di sekitar wilayah tersebut. Apalagi, lanjutnya, anak-anak sering terlihat berlari di sekitar rambu lalu lintas yang miring.

“Bisa membahayakan. Jadi sebaiknya rambu itu dibenahi atau dipindah,sebab di sini kalau sore hari banyak anak-anak yang mandi dan terjun ke sungai Kelingi. Apalagi kalau anak-anakkan suka jail. Nah, bisa aja rambu itu rebah dan kena mereka,” pintanya.

Dia juga mengingatkan agar instansi terkait memelihara rambu-rambu lalu lintas yang dipasang dan banyak yang miring sekarang.

“Jangan kesannya hanya diletakkan asal-asalan aja, kalau bisa juga sering diperhatikan, karena warga juga kadang bingung. Kalau kami pindahkan, takutnya kami salah,” ujarnya.

Pantauan Linggau Pos, di tiang rambu tersebut terdapat patahan di bagian bawahnya. Sementara di bagian lain di bagian tengah terdapat lengkungan ke dalam seperti bekas benturan keras. Kondisi tersebut membuat tulisan penunjuk arah tersebut roboh atau miring.

Warga lain, Edi (40) mengaku bahwa ia tidak tahu persis apa yang menyebabkan tiang rambu penunjuk arah tersebut tidak berdiri tegak lagi.

Pria yang berprofesi sebagai penjual minyak eceran ini juga mengaku bahwa sudah sekitar satu bulan ia mendapati tiang tersebut miring.

“Itu miringnya sudah sekitar satu bulananlah, saya gak tahu kenapa, bisa gitu, mungkin ketabrak mobil, kalau tertabrak pasti malam kayaknya, karena kalau siang saya pasti tahu,” jelasnya.

Sejak miringnya tiang petunjuk arah tersebut, sampai sekarang Edi mengaku bahwa belum ada petugas satu pun yang datang untuk memperbaikinya.

“Gak tahu tuh masih dibiarin, belum ada yang datang buat ngebenerin,” tutupnya.(CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita