oleh

Raih Beasiswa Berharap Banggakan Mura

Semangat Belajar Anak Dusun Sri Pengantin

LINGGAU POS ONLINE – Empat anak dari Dusun Sri Pengantin, Desa Pasenan, Kecamatan STL Ulu Terawas dapat beasiswa sekolah gratis. Keberangkatan mereka dilepas dan difasilitasi Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan, Rabu (10/7).

Laporan Daulat-Sulis, Musi Rawas

WAJAH Darma Anggraini, Dwi Sintya Bella, Neneng Anjarsari dan Yabani Hotima tampak semringah. Mungkin kemarin adalah pengalaman perdana mereka bisa berjumpa H Hendra Gunawan di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura. Empat anak dari Dusun Sri Pengantin itu didampingi orang tua mereka.

Kehadiran anak-anak ini, untuk mengikuti pelepasan yang dilakukan H Hendra Gunawan, disaksikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Irwan Evendi, Camat STL Ulu Terawas, Kades Pasenan dan orang tua.

Darma dan teman-temannya yang merupakan alumni SDN Sri Pengantin ini lolos dalam seleksi untuk mendapatkan beasiswa penuh ke SMA Yayasan Ma’arif Gading, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.

Pertemuan itu, berlangsung di Ruang Kerja Bupati Mura, Komplek Agropolitan Center, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti.

Pada kesempatan itu, Hendra Gunawan menginginkan lebih banyak anak yang berpotensi dan pintar dalam sekolah, serta tidak terhambat hanya karena biaya sekolah.

“Berkat gotong royong kita dapat membangun kebersamaan, sehingga anak-anak kita melanjutkan pendidikan di Demak dengan mendapat beasiswa. Saya berharap anak ini semangat dalam belajar, sehingga membanggakan Kabupaten Mura,” tutur Hendra Gunawan.

Kepada siswa juga dipesankan, agar lebih waspada dan menjaga diri dalam menghadapi perubahan zaman yang sedemikian pesat dan cepat.

“Sebagai generasi harapan bangsa, generasi yang bisa membawa diri, generasi yang beriman, generasi yang penuh syukur, adalah generasi yang akan dapat kemudahan dari Allah SWT,” terangnya.

Diharapkan juga, agar siswa menjauhi narkoba, serta menyelamatkan lingkungan sekolah dan teman dari ancaman obat-obatan terlarang itu.

“Setiap anak adalah kebanggaan dan harapan orang tua, anak-anak yang hebat,” jelasnya.

Camat STL Ulu Terawas, Safarudin Husen yang ikut mendampingi empat anak tersebut mengucapkan terima kasih kepada bupati, yang telah memberikan bantuan dan arahannya.

Ia juga berpesan kepada anak-anak, jangan disia-siakan, harus belajar apapun bukan hanya di dalam sekolah tetapi di luar kalian bisa mendapatkan pengalaman apapun.

“Jangan hanya cari nilai dan dapat ijazah lalu selesai. Wujudkan pengalaman dan kesuksesan dengan sebenar-benarnya,” imbaunya.

Perlu diketahui, menurut Irwan Evendi, lolosnya empat anak dari Dusun Sri Pengantin sehingga dapat beasiswa sekolah di Yayasan Maarif itu juga tak terlepas dari upaya Dedeh, seorang Guru Program Indonesia Mengajar yang mendedikasikan dirinya di Dusun Sri Pengantin 2018/2019.

Hal itu dibenarkan Dedeh, saat diwawancara tadi malam.

“Ya awalnya melihat keterbatasan akses jalan yang berpengaruh pada fasilitas pendidikan sekolah lanjutan, saya merasa khawatir dengan keberlanjutan sekolah anak-anak didik saya di Sri Pengantin. Terlebih banyak orang tua yang berharap anaknya bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,” tutur Dedeh.

Awalnya, gadis asal Jawa Barat itu sempat merasa bingung mau didaftarkan ke mana anak-anak alumni SMP Pasenan kelas jauh di Sri Pengantin ini. Terlebih dalam hal pembiayaan pasti sangat berpengaruh. Akhirnya Dedeh coba menghubungi beberapa pemilik yayasan di Jawa Tengah, Tangerang, dan Bogor terkait penyelenggaraan beasiswa di yayasannya.

“Dari semua yayasan yang saya coba hubungi, alhamdulillah Yayasan K.H. Ma’arif Gading yang menyediakan jalur beasiswa full SMP lanjut SMA. Dan dari semua siswa yg didaftarkan, terpilihlah 4 siswi yang berprestasi, yaitu Darma Anggraini, Dwi Sintia Bella, Yabani Hotima, dan Neneng Anjarsari. Awalnya sempat khawatir perihal keberangkatan mereka menuju Demak, tapi alhamdulillah perhatian Pemkab Mura begitu besar terhadap mereka, hingga diberangkatkan oleh Disdik Mura menuju Kabupaten Demak,” terang Dedeh.

Irwan Evendi sangat bersyukur dengan inisiatif yang dilakukan Dedeh, sehingga bisa mencegah adanya anak putus sekolah dari Dusun Sri Pengantin.

“Benar, dana keberangkatan sampai ke tujuan dibantu Pemkab Mura. Anak-anak berangkat bersama orang tuanya dengan mobil Disdik Mura adidampingi dua sopir. Nanti di Demak disambut Dedeh,” terang Irwan Evendi.

Sebelum berangkat, anak-anak ini juga membuat komitmen siap belajar sungguh-sungguh untuk membanggakan orang tua dan Mura. (*)

 

Rekomendasi Berita