oleh

Rahman Sani : Pasar Inpres Layak Direhab

LINGGAU POS ONLINE, PASAR PEMIRI – Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau tengah mengupayakan rehab Pasar Instruksi Presiden (Inpres), tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Salah satunya dengan cara kembali mengajukan kembali pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Pasar Inpres baik blok A maupun B sejak selesai dibangun tahun 1982 dan tahun 1983 belum pernah dilakukan rehab. Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani mengatakan kondisi Pasar Inpres memprihatinkan dan dikhawatirkan akan membahayakan pengunjung maupun pedagang.

Untuk rehab Pasar Inpres membutuhkan dana cukup besar, dan tidak bisa di-back up oleh APBD Kota Lubuklinggau. Oleh sebab itu, tiga tahun berturut-turut Pemkot Lubuklinggau sudah mengajukan pinjaman ke PT SMI untuk rehab Pasar Inpres, namun belum disetujui. Tahun ini Pemkot Lubuklinggau kembali mengajukan pinjaman tapi tidak sebesar pengajuan sebelumnya.

“Tahun sebelumnya kita ajukan Rp 250 miliar tapi belum disetujui, tapi tahun ini kita ajukan Rp 200 miliar. Mudah-mudahan disetujui dan segera dilakukan rehab Pasar inpres,” ungkap Rahman Sani.

Ditambahkan Rahman Sani, secara administrasi berkas yang diajukan Pemkot Lubuklinggau lengkap. Namun, pihak PT SMI perlu melakukan survei lanjutan dan hal itu belum dilakukan dengan alasan masalah teknis dari PT SMI.

“Kalau berkas kita sudah lengkap, alasan belum disetujui kita tidak dapat penjelasan konkret. Tapi optimis tahun ini kembali kita ajukan,” ungkap Rahman Sani.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau, H Rodi Wijaya mengaku pada dasarnya pihak legislatif setuju selama itu untuk membangun Kota Lubuklinggau dan demi kepentingan masyarakat banyak.

“Salah satu syaratnya harus ada persetujuan DPRD, kalau tiga tahun sudah diajukan itu artinya sudah ada persetujuan DPRD,” jelas Rodi Wijaya.(07).

Rekomendasi Berita