oleh

Putusan MK Terkait Pilkada Muratara Dibacakan 17 Februari 2021

LINGGAUPOS.CO.ID – Pilkada kabupaten Muratara belum usai, karena Mahkamah Konstitusi (MK), belum mengeluarkan putusan. Rencananya, sidang sengketa Pilkada itu akan digelar hari Rabu 17 Februari 2021, dengan agenda pembacaan putusan/penetapan MK terhadap sengketa itu.

Babak baru dalam sengketa Pilkada Muratara, terus berlanjut. Sidang antara Paslon No 03 HM Syarif Hidayat-Surian sebagai pemohon melawan KPUD Muratara sebagai pihak termohon, semakin mendekati hasil akhir.

Di sidang berikutnya, hanya ada dua kemungkinan. Pertama hakim menyatakan permohonan tidak memenuhi kriteria dan sidang di tutup atau menyatakan memenuhi kriteria dan sidang tetap berlanjut.

Komisioner KPUD Muratara, Handoko saat dikonfirmasi, Senin (15/2) mengaku jadwal sidang lanjutan di MK, baru keluar pagi tadi. Dalam jadwal itu, MK menjadwalkan Sidang Pengucapan Putusan/Ketetapan Nomor Perkara 03/PHP.BUP-XIX/2021, 17 Februari 2021 mendatang.

“Sidangnya nanti dilakukan secara daring (Virtual,red) di KPU RI hanya 1 perwakilan, tidak boleh hadir di MK langsung. Untuk pihak termohon, kami tidak tahu apakah sama sama virtual atau tidak,” katanya.

Terkait potensi putusan hakim MK saat sidang putusan, Handoko mengaku tidak berani komentar. Karena kondisi itu merupakan hak penuh hakim persidangan, untuk memutuskan perkara. “Kalau soal itu saya belum tahu, kita tunggu hasil resmi dari MK saja,” timpalnya.

Sebelumnya, ketua komisioner KPUD Muratara Agus Mariyanto mengungkapkan, dua agenda sidang sudah dilaksanakan di MK, diantaranya sidang pembacaan pokok permohonan pihak pemohon dan pembacaan jawaban dari pihak termohon.

“Kita minta seluruh pihak tetap tenang dan menunggu hasil putusan dari MK. Apapun putusannya, itulah yang terbaik bagi masyarakat Muratara,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua tim koalisi Parpol pemenangan Paslon No3 Efriyansah, imbau seluruh pendukung dan simpatisan H M Syarif Hidayat-Surian Sopian, jangan keluar koridor. Dia meminta mempercayakan masalah sengketa Pilkada 2020, di serahkan sepenuhnya ke Mahkama konsitusi (MK).

“Saya selaku ketua DPC Gerindra sekaligus ketua koalisi Parpol pemenangan H Syarif Hidayat-Surian, meminta seluruh simpatisan paslon no 3 khususnya

agar tetap tenang. Masalah Pilkada ini sudah sepenuhnya kita serahkan ke MK,” katanya.

Dia meminta seluruh pendukung dan simpatisan, tetap menahan diri tidak berbuat onar dan diluar konteks hukum yang berlaku. “Saya yakin apapun keputusan yang di tetapkan MK nanti, itulah hasil yang terbaik bagi masyarakat Muratara. karena putusan MK sifatnya final dan mengikat serta wajib kita taati bersama,” tutupnya. (*)

Sumber: sumeks.co

Rekomendasi Berita