oleh

Puskemas Perumnas Belum Miliki Ambulance

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Perumnas belum memiliki mobil Ambulance, hal ini dikhawatirkan pengaruhi proses akreditasi Puskesmas Perumnas. Sebelumnya, tim penilai akreditasi Puskesmas sudah melakukan penilaian ke Puskesmas Perumnas dan menyayangkan masih ada beberapa item yang belum dipenuhi Puskesmas Perumnas.

Beberapa item yang belum dipenuhi seperti belum ada mobil Ambulance, pintu akses ruangan penderita Tuberkulosis (TB) Paru masih bergabung dengan pasien umum. Seharusnya pihak Puskesmas Perumnas menyediakan pojok batuk, dan ruang pemeriksaan TB Paru harus mendapat pencahayaan langsung Matahari.

Kepala Puskesmas Perumnas, Hj Titin Wuryaningsi kepada wartawan Linggau Pos, Rabu (26/9) mengatakan, masukan dari tim penilai akreditasi disampaikan langsung saat melakukan penilaian.

“Masih belum tahu hasilnya seperti apa, tapi kami tidak berharap terlalu banyak untuk terakreditasi Paripurna karena memang masih ada kurangnya,” ungkap Titin Wuryaningsi.

Ditambahkan Titin, sebelumnya Puskesmas Perumnas sudah memiliki mobil Ambulance tapi kondisinya saat ini rusak parah. Pihak Puskesmas Perumnas sudah mengajukan pengadaan mobil Ambulance ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, karena terkendala anggaran belum terealisasi.

Untuk program 2035 bebas TB Paru, Puskemas Perumnas sudah melakukan jemput bola untuk memberikan pengobatan. Program ini dinilai efektif, terbukti jumlah penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Perumnas mengalami penurunan. 2017 ada 67 orang penderita TB Paru, dan saat ini hanya 22 orang saja.

Untuk program penanganan pasien TB Paru, Puskesmas Perumnas bekerja sama dengan RS AR Bunda. Baik untuk program ketuk pintu atau jemput bola, dan pemberian makanan tambahan.

“Program tersebut Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS),” ungkap Titin.

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani mengaku bidang kesehatan salah program prioritas Walikota-Wakil Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dan H Sulaiman Kohar. Kedepan akan diupayakan semua Puskesmas di Kota Lubuklinggau memiliki mobil Ambulance, walaupun saat ini Pemkot Lubuklinggau sudah memiliki mobil layanan jemput bola.

“Untuk memudahkan masyarakat kita sudah ada layanan mobil jemput bola, tapi kalau memang anggaran kita memungkinkan akan kita anggarkan Ambulance untuk Puskemsas,” ungkap Rahman Sani.(nia)

Rekomendasi Berita