oleh

Puluhan Ribu Pelanggan PLN Nunggak, Bakal Dilakukan Pemutusan

MUSI RAWAS – PT PLN Cabang Muara Beliti, secara bertahap melakukan pemutusan terhadap pelanggan yang menunggak. Pasalnya, saat ini total tunggakan dari para pelanggan PLN Cabang Muara Beliti mencapai Rp3.393.826.075. Hal ini disampaikan oleh Kepala PLN Cabang Muara Beliti, Zera, Minggu (14/7).

Menurut Zera, sesuai aturan untuk pelanggan yang melakukan penunggakan diatas tanggal 20 setiap bulannya, sudah bisa dilakukan pemutusan. Namun, pihaknya tidak serta merta melakukan itu. Bahkan, saat ini saja yang sudah dilakukan pemutusan hanya terhadap pelanggan yang tunggakan yang diatas 12 bulan.

“Tunggakan diatas 12 bulan sudah diputus semua,” katanya.

Mengingat, tingginya tunggakan tersebut. Maka, ia mengimbau kepada pelanggan PLN Cabang Muara Beliti, untuk melakukan pembayaran, agar tidak dilakukan pemutusan. Pasalnya, ketika dilakukan pemutusan akan merugikan pelanggan itu sendiri.

“Kalau sudah dilakukan pemutusan, yang rugi pelanggan sendiri,” jelasnya.

Terkait metode dalam melakukan pemutusan, PT PLN Cabang Muara Beliti melakukannya secara mandiri, dengan melibatkan seluruh karyawan PLN, melalui pendekatan yang persuasif ke masyarakat.

Diketahui, tunggakan masyarakat di Kabupaten Mura tersebar di 11 kecamatan, seperti Kecamatan BTS Ulu sebanyak 505 pelanggan dengan jumlah tunggakan Rp145.363.851. Kecamatan Jayaloka 773 pelanggan dengan tunggakan Rp177.700.287, Kecamatan Megang Sakti 2.146 pelanggan jumlah tunggakan Rp524.648.716. Selanjutnya, Kecamatan Muara Beliti 1.274 pelanggan jumlah tunggakan Rp405.503.541, Kecamatan Muara Kelingi 1.466 pelanggan tunggakan Rp449.852.978. Kecamatan Muara Lakitan 1.079 pelanggan tunggakan Rp318.331.620, Kecamatan Purwodadi 230 pelanggan tunggakan Rp50.251.160, Kecamatan Sukakarya 1.077 pelanggan tunggakan Rp279.531.442. Kecamatan Sumberharta 686 pelanggan tunggakan Rp166.393.546, Kecamatan TPK 598 pelanggan tunggakan RP119.717.532 dan Kecamatan Tugumulyo 2.221 pelanggan jumlah tunggakan Rp520.650.953. (aku)

Rekomendasi Berita