oleh

Puluhan Emak-emak Demo

LINGGAU POS ONLINE – Puluhan emak-emak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura), melakukan aksi unjuk rasa ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mura, Senin (5/8).

Emak-emak ini membawa berbagai spanduk yang meminta agar Dinsos Mura untuk mengklarifikasi terkait penonaktifikan dari pendamping PKH Kecamatan Muara Kelingi, Habibi.

“Kami mempertanyakan penonaktifan pendamping kami, karena sepengetahuan kami ia sudah melakukan tugas sesuai dengan baik,” kata Rusdiana didampingi Juarni, Fitriana dan Eli Ningsih dan pengacaranya Edwar Antoni.

Dijelaskannya, akibat penonaktifan itu membuat KPM PKH di Kecamatan Muara Kelingi, jadi tidak terpenuhi kebutuhannya.

“Ini emak-emak mendatangi Dinsos untuk klarifikasi, kalau yang dituduhkan kepada Habibi terkait Pungli tidak benar. Kalau benar, mana mungkin KPM PKH mau datang ke Dinsos,” jelasnya.

Maka, pihaknya meminta agar Dinsos Mura kembali mengaktifkan kembali Habibi sebagai PKH, dikarenakan laporan terkait dugaan pungli tidak memiliki alat bukti, dan dasar hukum yang jelas.

Sementara itu berdasarkan Berita Acara (BA) hasil audiensi antara emak-emak dengan Dinsos Mura, yang dipimpin langsung Kepala Dinsos Mura, Agus Susanto menjelaskan memang ada pergantian pendamping PKH di Muara Kelingi dan Karya Teladan.
Terkait laporan dari oknum LSM setelah ditindaklanjuti kelapangan, baru disampaikan ke kementerian. (aku)

Rekomendasi Berita