oleh

Puluhan Anggota PUK Aksi di Kantor Pemkab Muratara

LINGGAU POS ONLINE – Puluhan anggota Pengurus Unit Kerja (PUK) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menggelar aksi damai di halaman kantor Pemkab Muratara, Rabu (9/10/2019). Aksi ini meminta Pemkab menyelesaikan permasahan yang terjadi antara karyawan dan managemen PT Surya Agro Persada (SAP).

Sailan, Koordinator lapangan mengatakan aksi damai terpaksa mereka lakukan setelah dua kali mediasi di kantor Disnakertrans Muratara tidak menemukan titik terang.

“Aksi damai harus kami lakukan, agar pemerintah segera menyelesaikan permasalahan mengenai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara karyawan dan managemen PT SAP,” kata Sailan.

Dijelaskan Sailan, pekerja dan manajemen PT SAP telah melakukan kesepakatan di hadapan Kepala Disnakertrans mengenai PKB pada 4 April 2019, dan dijanjikan akan ditandatangani pada 10 April 2019. “Tapi sampai saat ini PKB belum juga ditandatangani,” ungkapnya.

Selain mengenai PKB, aksi masa juga meminta Pemkab Muratara bertindak tegas kepada perusahaan yang telah melakukan PHK secara sepihak, tanpa alasan dan pemberitahuan.

“Karena sampai saat ini telah terjadi PHK sepihak dari perusahaan, dan korbannya sudah mencapai dua ratusan orang,”  ungkapnya.

Setelah menyampaikan tuntutan, mereka diterima oleh Wakil Bupati Muratara, H Devi Suhartoni. Mereka diajak diskusi, di ruangan Bina Praja Setda Muratara.

Setelah diskusi disepakati bersama, pemerintah akan membuat jadwal pertemuan antara managemen PT SAP dan perwakilan pekerja pada 14 Oktober 2019 mendatang.

Kesepakatan rapat disetujui oleh semua pihak baik Disnakertrans maupun perwakilan kerja, namun perwakilan kerja memberi ultimatum. Jika pertemuan 14 Oktober tak terealisasi, maka pihaknya akan mengelar aksi damai dengan massa lebih banyak lagi.

“Hari ini aksi damai, dari PUK Kabupaten dan pekerja PT SAP dari Desa Pauh, Pauh 1, Air bening dan Ketapat Bening. Namum andai kesepatakan 14 Oktober mendatang tak terealisasi maka akan ada aksi lebih besar lagi,” tegas Sailan. (*)

Laporan: Fahmilan Jadidi

Rekomendasi Berita