oleh

Puluhan Alumni MAN 1 Lolos SPAN-PTKIN

LINGGAU POS ONLINE, KALI SERAYU – Puluhan alumni MAN 1 Lubuklinggau lulus Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2018.

“Iya, alhamdulillah Tahun Ajaran 2017/2018 ini, 19 orang lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), 6 orang masuk jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Polteknik Negeri Sriwijaya (PMDK-PN Polsri), dan Selasa 1 Mei 2018 94 siswa lulus seleksi SPAN-PTKIN,” jelas Kepala MAN 1 Lubuklinggau, Taslim melalui Waka Kesiswaan, Hj Annisah, Selasa (24/8).

Bahkan ada lebih dari 10 alumni MAN 1 yang lolos dua-duanya, baik SNMPTN maupun SPAN PTKIN.

Dari 94 alumni tersebut, diantaranya 2 orang diterima di IAIN Batusangkar, 19 orang IAIN Bengkulu, 3 orang IAIN Bukittinggi, 7 orang IAIN Curup, 2 orang IAIN Kerinci Jambi, 1 orang IAIN Ponorogo, 2 orang UIN Imam Bonjol Padang, 2 orang UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 37 UIN Raden Patah Palembang, 4 orang UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 2 orang UIN Sunan Gunung Jati Bandung, 1 Orang UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 10 orang UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan 2 orang diterima di UIN Walisongo Semarang.

Annisah juga menjelaskan, jurusan yang diterima 94 alumni ini pun beragam dan tentunya mayoritas jurusan keagamaan. Seperti jurusan keagamaan, Perbankan Syariah, Ilmu Tafsir, Hukum Pidana Islam, Hukum Keluarga, Pendidikan Matematika, Bahasa Inggris dan masih banyak lagi.

“Bersyukur, secara kualitas dan kuantitas tahun ini MAN 1 Model mengalami peningkatan yang cukup pesat dari tahun lalu. Ini membuktikan bahwa MAN 1 saat ini sudah mulai diterima di beberapa Perguruan Tinggi Negeri di wilayah Indonesia. Dan prestasi ini tentunya akan kita jaga dan kita tingkatkan tiap tahunnya, dengan berharap anak-anak dapat menjaga nama baik madrasah di luar sana dan terus mengamalkan ilmu-ilmu yang telah diperoleh di madrasah,” jelasnya Hj Annisah.

Ia berharap, agar anak-anak yang dinyatakan lulus untuk segera mencari informasi perihal pendaftaran ulang masing-masing perguruan tinggi ini.

“Dan persiapkan segala sesuatunya untuk pendaftaran ulang, jika ada yang kurang mengerti bisa konsultasikan dengan guru di sekolah,” ujarnya. (AE02)

Rekomendasi Berita