oleh

PT PHML Dilarang Buang Limbah ke Sungai

LINGGAU POS ONLINE- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Hermaerrudin melalui Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Yanuar Saleh mengatakan PT Perkebunan Hasil Musi Lestari (PHML), masih belum diperkenankan untuk membuang limbah ke sungai.

Menurut Yanuar, itu bentuk sanksi yang diberikan kepada PT PHML yang bergerak dibidang penanaman dan pengelolaan kelapa sawit. Menyusul, hasil pemeriksaan laboratorium DLH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terkait air Sungai Kungku. Sanksi diberikan untuk memberikan efek jera kepada investor yang diduga tidak tertib dalam menjalankan aktivitasnya di wilayah Kabupaten Mura.

Yanuar menjelaskan, terkait hasil dari pemeriksaan yang sudah dilakukan tersebut, tidak bisa dibuka di muka umum dan memang bukan merupakan konsumsi publik, sebab sudah masuk dalam kategori alat bukti.

“Ini tidak bisa kita buka di muka umum, hanya bisa dibuka di pengadilan,” jelasnya.

Selain itu, pengawasan melekat juga dilakukan terhadap sekitar 50 perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Mura. Pengawasan yang dilakukan merupakan agenda rutin dari DLH Kabupaten Mura, untuk memastikan kalau tidak ada investor yang aktivitas melanggar hukum, atau mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Kita butuh investor, karena tujuan datangnya investor untuk menyejahterakan masyarakat. Tapi, mereka juga harus mematuhi tata tertib,” ungkapnya.

Diketahui, Sungai Kungku salah satu sungai yang berada di perbatasan Kecamatan BTS Ulu dan Sukakarya, dan diduga telah tercemar oleh limbah PT PHML. Aliran sungai itu melalui Desa Ciptodadi I Kecamatan Sukakarya dan Desa Pelawe Kecamatan BTS Ulu. Jadi, bisa dipastikan aliran sungai digunakan masyarakat Desa Ciptodadi I dan Desa Pelawe untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Makanya, tercemarnya aliran sungai itu dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan hidup masyarakat setempat. Apalagi, bila dalam keadaan normal aliran Sungai Kungku sampai ke wilayah Kecamatan Tuah Negeri.

Laporan Aan Sangkutiar

Rekomendasi Berita