oleh

PT Mura Sempurna Diyakini Tingkatkan PAD

Hendra : Kesalahan BUMD Sebelumnya Jadi Pelajaran

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan pastikan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang baru PT Mura Sempurna menghasilkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru. Tidak seperti dua BUMD sebelumnya yakni PT Mura Energi dan PT Mura Makmur, tidak memiliki kontribusi untuk daerah.

Hal ini ditegaskannya, saat menyampaikan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Mura terhadap penyampaian empat Rencana Peraturan Daerah (Raperda), di ruang rapat paripurna DPRD, Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti, Rabu (16/5).

Hendra Gunawan menegaskan, PT Mura Energi dan PT Mura Makmur dalam proses pembubaran. Ditargetkan, 2018 kedua BUMD yang sudah lama tidak beroperasi ini, resmi dibubarkan.

Ia menjelaskan, Pemkab Mura sedang melakukan tahap pembubaran PT Mura Energi dan PT Mura Makmur, dengan melakukan kajian analisis melalui beberapa aspek, yakni aspek filosofis, sosiologis, investasi dan penilaian tingkat kesehatan perusahaan daerah. Pemkab Mura sudah membentuk tim serta narasumber yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati No. 341/KPTS/BPKAD/2018.

“Semua butuh proses, termasuk pembubaran BUMD. Untuk itu kita manfaatkan waktu, dengan mengusulkan payung hukum untuk pembentukan BUMD yang baru, PT Mura Sempurna. Sama seperti proses pembubaran, proses pembentukan PT Mura Sempurna juga akan ada proses selanjutnya setelah memiliki payung hukum yakni Perda. Nanti Pemerintah bersama DPRD akan sama-sama membahas teknisnya, sehingga apa yang menjadi harapan dibentuknya PT Mura Sempurna terwujud,” ungkap Hendra Gunawan.

Hendra Gunawan meyakini, apa yang terjadi pada PT Mura Energi dan PT Mura Makmur tidak terjadi lagi saat PT Mura Sempurna dibentuk. Kegagalan dua BUMD tersebut, akan dijadikan pengalaman saat membentuk BUMD baru.

“Kita tidak bisa melihat masa lalu, tapi jadikan masa lalu tersebut untuk pembelajaran. Percuma kita ada slogan Ayo Kerja, Kerja , Kerja, Kerja, Kerja (AK5), kalau kita masih melihat ke belakang. Apa kesalahan yang ada di dua BUMD sebelumnya, kita perbaiki. Ketika bermasalah di SDM, ya kedepan SDM menjadi perhatian. Semua tergantung niat, ketika memang kita lakukan untuk kepentingan rakyat, dan dikerjakan secara bersama-sama maka yakin tujuan untuk menambah PAD atau ekonomi kerakyatan lainnya bisa terwujud,” tegasnya.

Ia juga berharap, BUMD ini nantinya menjadi wadah untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di setiap desa. Karena di Pasal 87 UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, diatur desa dapat mendirikan BUMDes.

“Artinya setiap Desa wajib mendirikan BUMDes. Ini juga alasan kita kenapa Pemkab Mura wajib mengusulkan BUMD, lucu jika di Desa ada BUMDes, tetapi di skala Kabupaten tidak ada. Kita berharap, BUMdes di setiap desa bisa bersinergi dengan PT Mura Sempurna,” lanjutnya.

Selain mengenai BUMD, Hendra Gunawan juga menjawab saran, masukan dan pendapat dari masing-masing Fraksi DPRD Kabupaten Mura. Semua ditegaskannya, akan menjadi perhatian Pemkab Mura, dan segera ditindaklanjuti.

“Terima kasih atas masukannya. Semua kita yakini menjadi masukan dan tanggapan yang positif, untuk membangun Mura menuju Mura Sempurna 2021,” tegasnya. (13)

Rekomendasi Berita