oleh

Proyek Pembangunan GSB Disetop Sementara

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Proyek pembangunan Gedung Serbaguna (GSB) berada di eks kantor dinas pekerjaan umum (PU) di Lapangan Setia Negara Curup disetop sementara. Mengapa? Penyetopan dilakukan DPU Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong, disebabkan adanya spesifikasi yang tidak sesuai dalam proses pembangunan gedung serbaguna yang rencana akan dilakukan secara bertahap.

Kabid Cipta Karya, Hamsapari dikonfirmasi di ruang kerjanya Senin (4/12) membenarkan.

Diakui Hamsapari, penghentian proyek pembangunan gedung serbaguna dilakukan sejak satu minggu lalu.

“Sudah dihentikan sementara sejak seminggu lalu,” katanya.

Penghentian pembangunan proyek pembangunan gedung Serbaguna tersebut karena ada spesifikasi yang tidak sesuai.

Hamsapari menyebutkan dengan penghentian proyek pembangunan gedung serbaguna sementara waktu pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bengkulu untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Saat ini kita masih melakukan koordinasi pada BPK untuk proses selanjutnya dan masih menunggu petunjuk,” jelasnya.

Diakuinya, untuk proses pembangunan gedung itu, saat ini diperkirakan sudah mencapai sekitar 35 %.

Ia juga menambahkan, kalaupun pekerjaan proyek pembangunan gedung serbaguna nantinya dilanjutkan pada tahun anggaran 2017 ini, pihaknya tidak yakin pelaksanaan tidak selesai.

“Kalau sampai Desember ini dipastikan tidak selesai,” tambahnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rejang Lebong, Slamet Riadi menjelaskan, proyek pembangunan gedung serbaguna memang saat ini memang diberhentikan sementara.

“Memang saat ini diberhentikan sementara,” katanya.

Data berhasil dihimpun Linggau Pos, proyek pembangunan gedung serbaguna di kawasan lapangan Setia Negara Curup dilaksanakan oleh PT Lian Surya, dengan nilai proyek sebesar Rp 9.722.550.000 yang bersumber dari DAU Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Proyek yang menandatangani kontrak pada 24 Mei 2017 tersebut memiliki masa kerja 180 hari.

Pantauan Linggau Pos, di depan proyek pembangunan gedung serbaguna tidak terlihat ada pekerja yang melaksanakan pembangunan pekerjaan gedung serbaguna. Bahkan, pintu masuk lokasi pembangunan gedung tersebut ditutup. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita