oleh

Propam Cukur Rambut Polisi

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Sebelum menertibkan orang lain, tertibkan diri sendiri terlebih dahulu. Mungkin kalimat ini yang dijadikan pedoman jajaran Propam Polres Musi Rawas (Mura). Masyarakat mengenal polisi sebagai penegak aturan hukum, bagaimana jadinya jika ternyata polisinya sendiri tidak tertib? Pertanyaan semacam ini sering kali dilontarkan masyarakat.

Oleh sebab itulah keberadaan Propam selaku pengemban fungsi pengawasan dan pengamanan internal, sangat diperlukan sebagai penyeimbang sekaligus control mechanisme terhadap tingkah laku maupun perbuatan anggota Polri.

Terkait dengan pengawasan, Kasi Propam Polres Mura Ipda Eryunik bersama Kabag Ops Kompol Handoko Sanjaya dan Kabag Sumda Kompol Alpian melakukan pengecekan sikap tampang personel.

Satu persatu anggota diperiksa sikap tampang, kelengkapan seragam dinas, dan surat-surat kendaraannya. Bahkan melakukan pemotongan rambut sembilan personil Sabhara, yang rambutnya panjang di halaman Mapolres Mura Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti.

“Tidak ada perlakuan yang berbeda, baik Perwira maupun Bintara diperlakukan sama, layaknya polisi memeriksa kelengkapan masyarakat,” kata Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasi Propam Polres Mura, Ipda Eryunik, Kamis (13/9).

Anggota Polri itu teladan bagi masyarakat, harus lebih tertib dan taat hukum. Bagi yang melanggar ditindak sesuai peraturan yang berlaku.

Penertiban seperti itu rutin dilaksanakan dengan waktu dan tempat yang diacak. Tujuannya agar jiwa disiplin benar-benar merasuk dari anggota tanpa melihat ada pimpinan atau tidak.

“Disiplin itu sudah mengakar bagi anggota Polri, lebih dibandingkan masyarakat biasa, kontrol dilakukan agar tetap dalam rel yang benar,” tegasnya. (dlt)

Rekomendasi Berita