oleh

Program KIA Belum Digulirkan

LINGGAU POS ONLINE, PETANANG ILIR – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau untuk menjalankan program Kartu Identitas Anak (KIA) belum bisa terlaksana. Pasalnya hingga saat ini alat penunjang program ini belum ada.

Diakui Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Lubuklinggau, M Johan Sitepu kepada wartawan, Kamis (18/1), anggaran untuk menjalankan program ini tidak begitu besar. Hanya untuk pengadaan kamera dan blangko, sedangkan sistemnya sudah ada.

“Untuk program ini kita lakukan jemput bola, dengan mendatangi setiap SD dan SMP, untuk jemput bola dibutuhkan kamera,” kata Johan Sitepu.

Ditambahkan mantan Kepala KLH Kota Lubuklinggau ini untuk pengadaan kamera sudah dianggarkan tahun 2018, dengan menggunakan APBD Kota Lubuklinggau tahun 2018.

“APBD induk juga masih belum bisa dijalankan awal tahun seperti ini,” ucapnya .

Untuk diketahui, fungsi KIA bisa untuk pemutakhiran data, percepatan pembuatan akta kelahiran.

“Sebab, sebelum membuat KIA harus lebih dulu membuat akta kelahiran. Sedangkan jika sudah memiliki akta kelahiran, tinggal membuat KIA saja,” terangnya

Berdasarkan pendataan Disdukcapil Kota Lubuklinggau terhitung tahun 2002 hingga 2017 jumlah anak, dengan usia 0-18 sebanyak 5.000 orang, dan 78 ribu diantaranya sudah memiliki akta kelahiran.

“Karena untuk memiliki KIA, harus memiliki akta kelahiran terlebih dahulu. Kesadaran masyarakat untuk membuatkan akta kelahiran anaknya cukup tinggi, apalagi syarat untuk masuk sekolah harus melampirkan akta kelahiran,” ungkapnya. (20/13)

Komentar

Rekomendasi Berita