oleh

Produksi Susu Segar Menurun

LINGGAU POS ONLINE – CURUP – Produksi susu sapi segar yang dihasilkan oleh sejumlah kelompok sapi perah berada di Kabupaten Rejang Lebong saat ini menurun. Hal itu disebabkan, sapi perah yang dipelihara kelompok tani sebagian masih dalam masa kehamilan dan menjelang kelahiran.

“Produksi susu berkurang karena periode laktasinya banyak yang menjelang kelahiran, dua bulan kedepan sudah lahir dan produksi susu kembali normal,” kata Firi Asdianto, Selasa (16/7).

Menurut Firi, dari sekitar seratus ekor sapi indukan yang bisa memproduksi susu sebagian diantaranya sudah mulai hamil dan menjelang kelahiran.

“Seperti di kelompok Mojorejo saja ada sekitar 50 ekor, air dingin ada sekitar 25 ekor, nanti kalau sudah melahirkan bisa normal lagi,” jelasnya.

Untuk mengembangkan ternak sapi perah ini, pihaknya menargetkan sapi bisa bunting dan berkembang sehingga produksinya bisa lebih meningkat.

“Yang sudah berhasil sekitar 50 persen yang bunting,” katanya.

Biasanya, dari sejumlah sapi yang diternakkan oleh kalangan kelompok tani di sejumlah tempat per harinya bisa memproduksi sekitar 200 liter susu segar per hari saat ini kemungkinan dikisaran 50-60 liter per hari.

“Kalau permintaan terus, karena produksinya kurang sekarang berapa ada dibeli oleh konsumen,” tutur Firi.

Firi menargetkan 2-3 bulan kedepan produksi akan bertambah.

“Kalau sudah melahirkan sudah bisa langsung produksi lagi susunya. Kalau jarak kehamilan sampai kelahiran sama 9 bulan,” tambah Firi. (sam)

Rekomendasi Berita