oleh

Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Kerjasama dengan Bennyinstitute

LINGGAU POS ONLINE, AIR KUTI – Salah satu Program Studi (Prodi) di STKIP-PGRI, yakni Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia menjalin kerjasama eksternal, Rabu (30/5). Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan Ketua STKIP-PGRI Lubuklinggau, DR Rudi Erwandi, Direktur Bennyinstitute Benny Arnas dan Ketua Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr Noermanzah.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Lantai 2 Aula Handayani STKIP-PGRI Lubuklinggau.

Momen itu disaksikan Wakil Ketua Bidang Akademik Dr Yohana Satinem, Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Dra Tri Astuti, dan seluruh dosen dan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia.

Di dalam perjanjian tersebut tertulis pihak pertama dan pihak kedua setuju melaksanakan kerjasama dalam rangka pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi selama 5 (lima) tahun terhitung sejak 30 Mei 2018 hingga 30 Mei 2023.

Rudi Erwandi mengapresiasi terjalinnya kerjasama tersebut. Karena dengan begitu, kita akan saling berupaya dalam menciptakan karya seni yang bernilai lebih baik lagi, terutama dalam pengembangan seni dan budaya lokal di Kota Lubuklinggau.

Selain itu, Rudi juga berharap akan ada kreasi, inovasi atau hal-hal yang baru yang akan diwujudkan dalam kerjasama ini.

“Jadi enam bulan kedepan, saya menginginkan setidaknya ada kreasi yang sudah dicapai dari kerjasama ini. Dan saya juga berharap kerjasama dari Bennyinstitute untuk menggelar pagelaran seni yang luar biasa, bisa dilaksanakan di STKIP-PGRI ataupun di Bennyinstitute sendiri,” ungkapnya.

Sementara Noermanzah berharap Bennyinstitute dapat membantu mahasiswa dalam menghasilkan produk, yang dalam hal ini berupa tulisan. Karena saat ini tidak hanya Ijazah yang penting, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) juga sangat diperlukan mahasiswa saat lulus.

Jadi, lanjut Noermanzah, SKPI ini memuat rekam jejak mahasiswa ketika menjalani perkuliahan dan menjadi pendukung segala prestasi selama perkuliahan.

“Untuk itu kita berharap dengan kerjasama ini kedepannya dapat membantu mahasiswa kita dalam menghasilkan produk atau prestasi untuk direkam di SKPI ini. Dan mahasiswa kita angkatan 2017 dan 2018 akan turut berpartisipasi dalam kegiatan Bennyinstitute, khususnya dalam kelas menulis,” paparnya.

Sementara itu, Benny Arnas menyambut baik kerjasama ini, terutama membantu mahasiswa STKIP-PGRI dalam hal menulis.

“Menulis adalah sebuah usaha untuk kita dalam meraih keabadian yang lebih esensial. Dan banyak keuntungan yang bisa kita dapat dari menulis, salah satunya dengan menulis kita bisa mencurahkan cerita kita. Karena selain Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada yang tulus mendengarkan cerita kita selain kertas putih,” tuturnya.

Benny juga mengatakan akan menyambut baik mahasiswa STKIP-PGRI Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia yang ingin mengikuti kelas menulis. (AE02)

Rekomendasi Berita