oleh

Pramuka Muratara Berprestasi di Tingkat Nasional

Desember, Bumi Perkemahan Sungai Aur Diresmikan

GELIAT Praja Muda Karana (Pramuka) di Bumi Berselang Serundingan, makin dikenal masyarakat luas. Hingga provinsi dan nasional. Terbukti sejumlah prestasi diraih Pramuka dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini.

Salah satunya, mewakili Provinsi Sumsel pada Jambore Nasional tahun 2016 lalu, dengan disaksikan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo dan Pramuka dari seluruh Indonesia. Saat itu Pramuka Muratara tampil pada pentas seni nasional dengan membawakan tarian Suku Anak Dalam (SAD) disaksikan ribuan penonton. Memukau serta memesona mata penonton yang datang menyaksikannya.

Seni tari itu memang menarik sekali untuk disaksikan. Apalagi Presiden Jokowi juga menyaksikan secara langsung tarian SAD yang mengandung banyak hikmah didalamnya.

Ketua Kwartir Pramuka Kabupaten Muratara, Ahmad Bastari Ibrahim membenarkan informasi tersebut, tadi malam (4/11).
“Ya, setelah penampilan Pramuka pada Pentas Seni Nasional, maka banyak sekali permintaan dari sejumlah pihak agar Pramuka Muratara tampil kembali dengan seni tari yang mengangkat Suku Anak Dalam,” kata Bastari Ibrahim. Ia menyebutkan seni tari itu ditampillkan juga dihadapan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Sumsel belum lama ini.
Raihan ini sangat disyukuri Bastari Ibrahim, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Muratara. Soalnya, Pramuka Muratara ini menunjukkan eksistensinya dari kabupaten/kota se-Sumsel, dan hanya mereka yang mendapatkan kesempatan untuk tampil di Jambore Nasional tahun lalu. Oleh karenanya, Bastari Ibrahim berharap

 

Sebagai penunjang agar semakin mantap menorehkan prestasi lagi, dan melakukan pembinaan secara intensif, tak lama lagi akan diresmikan Bumi Perkemahan Sungai Aur di Desa Mekarsari, Kecamatan Rawas Ilir. Jadwalnya pada awal Desember 2017 mendatang. “Direncanakan yang akan meresmikan itu Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka, bapak Adhyaksa Dault, dan nantinya pada saat peresmian ada kegiatan yang diikuti 1.500 orang yang berasal dari Penggalang, Penegak, dan Pembina,” ucap Bastari Ibrahim berharap acara tersebut nanti berjalan dengan lancar dan tertib. “Semoga tak ada kendala nanti,”

Apa saja fasilitas di Bumi Perkemahan Sungai Aur itu? Bastari Ibrahim menjawab. Di Bumi Perkemahan seluas 0,5 Hektare (Ha) merupakan hibah warga setempat. Artinya di sini, sambung dia, masyarakat sangat mendukung gerakan Pramuka. Bisa tumbuh dan berkembang. Hingga berprestasi di kancah provinsi hingga nasional.
Lebih lanjut Bastari Ibrahim menyebutkan di Bumi Perkemahan itu sudah dibangun gedung pertemuan atau Pendopoan, untuk Mandi Cuci dan Kakus (MCK) sebanyak 16 unit. Serta jalan menuju ke Bumi Perkemahan yang sudah dikeraskan dan tak akan menyulitkan para Pramuka, jika ada kegiatan di sana. Terakhir, Bastari Ibrahim menegaskan bahwa Pramuka merupakan organisasi yang betul-betul membentuk karakter bangsa, dan bisa menglobal hingga ke internasional dalam hal pencapaian prestasinya. Dalam catatan pihaknya, Pramuka itu tidak terlibat dengan Narkoba, dan memang jauh dari perbuatan yang negatif. “Untuk itu Pramuka butuh dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar eksistensi mereka dapat terus terjaga dengan baik,” tutupnya dengan nada bijak. (01)

Komentar

Rekomendasi Berita