oleh

PPP Satu-satunya Partai Berasakan Islam

MUSIRAWAS – Peringati hari lahir (harlah) atau ulang tahun ke-46, DPC PPP Musi Rawas (Mura) dan Muratara (Muraraya), laksanakan kegiatan Istighosah dan doa bersama, Sabtu (5/1).

Kegiatan dilaksanakan di kediaman Kurniawan, salah satu Calon Legislatif (Caleg) PPP Kabupaten Mura, Dapil II Tugumulyo dan Purwodadi, di wilayah Kelurahan Simpang periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Ketua DPC PPP Kabupaten Mura, Rudi Hartono mengatakan sebagai partai Islam, PPP akan terus berjuang untuk menyejahterakan masyarakat, dengan cara mengawasi semua kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah.

“Lebih mudah mengawal dari dalam, ketimbang dari luar. Jadi, kader PPP harus duduk sebagai legislator, agar bisa melakukan pengawasan dari dalam,” kata Rudi Hartono.

Menurut pria yang juga maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Sumsel Dapil VIII, Kabupaten Mura, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara, dengan usia 46 tahun PPP sudah sangat matang dalam mengarungi perpolitikan di NKRI. Terlebih, saat ini banyak Partai Politik (Parpol) yang berdiri setelah reformasi pada 1998 lalu. Sementara, PPP bersama dengan Partai Golkar sudah berdiri jauh sebelum itu.

“PPP sudah sangat matang dalam mengarungi perpolitikan dan merupakan satu-satunya partai yang berlandaskan Islam, berideologi Islam serta berdemokrasi secara Islam. Karena, tidak ada Parpol lain yang seperti ini, maka kita akan berjuang untuk masuk tiga besar secara nasional, dan kami di Murarata akan bekerja maksimal untuk mencapai target yang sudah dicanangkan,” jelas Rudi.

Meskipun demikian, PPP tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini dibuktikannya dengan masih eksisnya PPP di kancah perpolitikan Indonesia.

Acara Harlah ini dihadiri Ketua DPC PPP Mura, Rudi Hartono beserta Caleg PPP di wilayah Muraraya, termasuk koordinator cabang PPP Murarata, Abdullah Usro.

Untuk diketahui, PPP didirikan pada 5 Januari 1973 dan merupakan gabungan dari empat partai yang berasaskan islam, partai keagamaan, yaitu Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), dan Parmusi. Bahkan, PPP dideklarasikan beberapa tokoh penting, diantaranya KH Idham Chalid, H Mohammad Syafaat Mintaredja, H Anwar Tjokroaminoto, H Rusli Halil, dan H Mayskur. (aku)

Rekomendasi Berita