oleh

PPL ‘Ujung Tombak’ Suksesi Pilkada

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubuklinggau, Bahusi didampingi anggota Panitia Pengawas Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Andre Afandi mengatakan kalau saat ini mereka belum menerima Petunjuk Teknis (Juknis) mengenai perekrutan Panitia Pengawas Lapangan (PPL).

Menurut Andre, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya saat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) beberapa waktu lalu, mekanisme perekrutan PPL sama persis dengan perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni melalui tes tertulis. Soal dari tes tertulis tersebut dibuat oleh Panwaslu Kabupaten/kota.

“Itu informasi yang diterima dari Bimtek. Tapi, mengenai petunjuk teknisnya kita belum tahu secara detail, masih menunggu petunjuk selanjutnya,” kata Andre, Senin (20/11).

Dikatakan Andre, termasuk syarat mengenai usia minimal hingga syarat domisili berdasarkan KTP dan KK, atau bisa di tempatkan secara acak. Misalnya, yang bersangkutan domisili di Kelurahan Tapak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II, ia bisa mendaftar untuk jadi petugas PPL di Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

“Itu yang kita belum tahu, apakah harus berdasarkan domisili, atau tidak. Kalau harus berdasarkan domisili, artinya yang mendaftar tidak sesuai dengan domisili akan langsung digugurkan,” jelasnya.

Dilanjutkan Andre, sebenarnya ada syarat yang lebih penting dan itu harus ada di setiap diri para calon petugas PPP, yakni tujuan jadi penyelenggara Pemilu untuk menyukseskan Pilkada, bukannya untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu.

“Syarat itu yang harus ada di jiwa setiap penyelenggara Pemilu,” ungkapnya. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita