oleh

PPK Jangan Terlibat Konflik Kepentingan

LINGGAU POS ONLINE, PETANANG – Seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) harus bekerja sebagaimana tugas dan fungsinya (Tupoksi) dan menaati apa yang telah disepakati dalam fakta integritas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Muratara, Agus Mariyanto saat mengambil sumpah janji jabatan anggota PPK Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2018 mendatang.

“Seluruh anggota PKK tanpa terkecuali menandatangani fakta integritas yang berisikan kepatutan penyelenggara, dan pasti tidak pernah keluar dari Perundang-undangan di negara kita,” kata Agus Mariyanto, Sabtu (4/11) lalu.

Menurutnya, fakta integritas yang berisikan tujuh komitmen yang merupakan ruh integritas dan independensi penyelenggara. Apabila PPK on the track maka akan selamat. Bila tidak maka bisa terjadi sebaliknya.

Ketujuh fakta integritas yang harus diingat dan ditaati oleh seluruh anggota PKK Se Kabupaten Muratara, tanpa terkecuali yakni, berperan secara pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.

Tidak meminta atau menerima pemberian baik secara langsung maupun tidak langsung berupa suap, bantuan, hadiah atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bersikap transparan, jujur dan objektif dan akuntabel dalam menjalankan tugas, menghindari pertentangan kepentingan atau conflic of interes, memberi contoh dalam kepatutan terhadap kepatutan Perundang-undangan dalam melaksanakan tugas, akan menyampaikan informasi penyimpangan integritas di KPU, serta turut menjaga kerahasiaan saksi atas pelanggaran peraturan yang dilaporkan, dan apabila dinyatakan melanggar hal-hal tersebut maka siap menghadapi konsekuensinya.

Dirinya menambahkan, nantinya fakta integritas tersebut akan disampaikan juga kepada Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Muratara untuk itu diharapkan kepada Panwaskab menyampaikan apabila ada anggota PKK yang melanggar dari ketentuan tersebut.

Agus Mariyanto menjelaskan, mengingatkan seluruh Anggota PKK yang dilantik dan dikukuhkan, dianggap memiliki kemampuan sebagaimana diamankan oleh peraturan rekrutmen, mereka telah lulus melakukan beberapa tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes tertulis dan terakhir fit and proper test atau wawancara.

“Peserta yang dilantik hari ini (Sabtu, 4/11, Red) adalah orang-orang yang kami pandang memiliki pengetahuan, pemahaman dan integritas guna melaksanakan dan menyukseskan pelaksanaan Pilgub tahun 2018 mendatang, “sebutnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita