oleh

Ponton Hanyut, Mobil, Motor dan Penumpang Masuk Sungai Musi

LINGGAUPOS.CO.OD – Ponton yang menjadi alat transportasi penyeberangan antara Kecamatan Ulu Musi dengan Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) hanyut karena putus tali seling, Kamis (18/6/2020).

Ponton ini digunakan masyarakat setempat, lantaran jembatan yang putus pada April 2019 lalu belum juga diperbaiki oleh pemerintah. Ponton menjadi alat transportasi sementara mereka, untuk menyeberangi Sungai Musi.

Yana salah seorang orang tua korban mengatakan, kejadian terjadi pukul 09.00 WIB. Saat itu ponton sedang mengangkut lebih kurang 10 orang dan sepeda motor dan satu unit mobil dari Kecamatan Ulu menuju Musi Kecamatan Paiker.

“Anak saya dua orang yang berada di ponton ikut hanyut. Mereka ke sekolah di SMAN 1 Ulu Musi, mau mengambil nilai hasil ulangan dan mendaftar sekolah. Untung keduanya selamat, hanya pakainya basah dan trauma,” jelas Yana.

Dengan adanya kejadian ini, ia berharap pemerintah segera membangun jembatan permanen di desa mereka sehingga tidak terulang lagi kejadian seperti ini. Apalagi kedalaman sungai tersebut mencapai 3 meter.

“Beruntung tidak ada korban jiwa, dan kendaraan berhasil diselamatkan. Karena ponton tidak tenggelam, hanya hanyut dan berhasil menepi sekitar 100 meter dari lokasi awal,”  ungkapnya.

Camat Ulu Musi, Zaili saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia pun memastikan kejadian itu tidak ada korban jiwa.

“Semuanya selamat dan penumpang ponton sudah dievakuasi,” kata Zaili.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalui Sekretaris, Qolby didampingi Kabid Pemeliharaan Jembatan dan Jalan, Eko Purwanto mengatakan mengenai pembangunan jembatan ponton yang putus, pihaknya sudah mendapatkan informasi dari balai besar kalau proses lelang sudah selesai. Saat ini sudah masuk tahap pelaksanaan kontrak.

“Pembangunan jembatan di sana, insya Allah tahun ini sudah dikerjakan,” ungkap Eko.

KRONOLOGI KEJADIAN:

1) Kamis (18/6) sekira pukul 08.30 WIB, ponton membawa 10 penumpang, 1 unit mobil dan motor hendak menyeberang dari Kecamatan Paiker menuju Kecamatan Ulu Musi.

2) Belum sampai tujuan, tali seling putus.

3) Seluruh penumpang, mobil dan motor masuk ke Sungai Musi sedalam 3 meter.

4) Ponton tidak tenggelam, berhasil menepi 100 meter dari titik awal.(*)

Sumber: Harian Pagi Linggau Pos

Rekomendasi Berita