oleh

Polygon Konsisten Hadrikan Produk Inovatif

LINGGAU POS ONLINE, JAKARTA – RevoIusi industri tahap empat atau sering disebut Industri 4.0 tidak bisa dihindari. Agar bisa mengambil keuntungan dari revolusi industri itu, inovasi menjadi kata kunci yang harus diperkuat. Hal ini juga dirasakan oleh industri sepeda, salah satunya brand Polygon.

“Inovasi menjadi kunci kami untuk dapat bersaing di tengah industri 4.0 yang semakin kompetitif, salah satu langkah konkret melalui berbagai inovasi yang dihadirkan pada produk kami” tegas Devina Susilo selaku Head of Global Marketing Communications Polygon Bikes kepada Linggau Pos melalui pers rilis, Rabu (8/8).

Sebagai brand global, Polygon selalu mengembangkan produknya untuk mampu memenuhi komitmen brand yang mengusung tiga core value utama yaitu inovasi, otentik dan berkualitas. Salah satunya, setelah sukses dengan inovasi dan otentisitas melalui produk Xquarone Ex yang hadir dengan platform suspensi R3ACT 2 Play, yang diklaim sebagai inovasi teknologi pertama di dunia. Kini Polygon menghadirkan seri sepeda Downhill terbaru, yaitu seri Xquarone DH. Hadir kembali dengan teknologi naild yang diterapkan pada sepeda ini yang dihadirkan atas kerjasama Polygon, masukan atlet dunia dan tim Naild. Menghadirkan teknologi terbaru, Xquarone Dh memberikan performa kinematik suspensi yang handal. Produk yang tidak hanya sekedar sepeda balap Downhill, namun didesain lebih dari sekedar untuk menjadi sepeda pemenang di ajang balap sepeda-sepeda Downhill ini dihadirkan dengan DNA petualangan di dalamnya. Dengan sistem naild, sepeda ini memiliki spektrum bersepeda yang lebih luas, memiliki performa pedaling dan rasio gear yang dapat dibandingkan dengan sepeda all mountain pada umumnya.

Xquarone DH diuji langsung oleh Polygon UR Team, yang merupakan tim Downhill nomor satu dunia dan telah mengantarkan UR Team memenangkan beberapa pertandingan balap bergengsi di dunia mulai dari medali perak Mick Hannah di ajang World Championships 2018 hingga Tracey Hannah yang berhasil memenangkan Garbanzo DH race dengan track timing tercepat selama dia menjalankan karir atlet-nya. Sam Reynolds dan Kurt Sorge turut menggunakan sepeda ini untuk free ride dan juga dalam lifestyle riding mereka. Dengan berbagai pencapaian dan pengalaman yang dialami oleh atlet profesional dunia dengan sepeda ini, Polygon percaya konsumen akan merasakan pengalaman bersepeda yang tak tertandingi dari biasanya.

Hal yang paling menarik dari sepeda ini adalah kapasitas pedaling-nya. Polygon bekerja sama dengan tim NAILD untuk menciptakan sistem yang maksimal untuk menghadirkan sepeda Downhill dan yang dapat digunakan di mayoritas trail bersepeda yang ada. “Goal utama Polygon mendesain sepeda ini adalah untuk menciptakan sepeda yang “fun to ride” – lincah dan gesit di medannya ; maka dari itu sepeda ini dihadirkan dengan roda ukuran 27,5. Dengan ukuran roda 27.5, pengendara dapat menikmati banyak varietas trail dan track Downhill – mulai dari bike park hingga lokal trail.” tambah Devina.

Sepada ini desain unik dan hadir dengan frame full carbon dengan berat 4 kg dengan shock, dimana berat dari keseluruhan sepeda lengkap dengan part-nya hanya 14 kg saja. Hadir dengan 2 varian yakni XQUAREONE DH8 dan XQUAREONE DH9, mengakomodasi kebutuhan dari konsumen global dan siap menemani petualangan yang tidak biasa. (Rls)

Rekomendasi Berita