oleh

Polres Muratara Musnahkan 288 Batang Ganja

LINGGAUPOS.CO.ID – Polres Muratara, Rabu (4/11/2020) memusnahkan barang bukti ganja hasil ungkap kasus penemuan satu hektar ladang ganja. Pemusnahan langsung dihadiri Dir Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu.

Sekitar 288 batang ganja hasil ungkap kasus penemuan ladang ganja sekitar satu hektar di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, dimusnahkan sekitar pukul 14.00 WIB, di halaman Polres Muratara.

Acara itu juga dihadiri Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto, Pjs Bupati Muratara Supriyono, perwakilan dandim 0406 MLM, Kapten Maryono, pihak Kejaksaan Lubuklinggau dan Pengadilan Negeri Lubuklinggau.

“Kami memberikan apresiasi, karena Polres Muratara sudah mengungkap temuan ladang ganja. kami menghimbau kita wajib bersinergi dengan seluruh pihak, untuk memberantas narkoba sampai akarnya,” kata Dir Narkoba Polda Sumsel.

Dia meminta anggota maupun masyarakat jangan sampai terlibat dengan pengedaran narkoba. “Intinya harus peduli, dan jangan melanggar hukum. Harus waspada di Muratara ini salah satu pintu masuk jalur dari luar dan kita juga di kelilingi perbukitan barisan sehingga potensi di tnami ganja,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryono, mengungkapkan pemusnahan barang bukti ganja ini hasil ungkap kasus di bulan Oktober lalu, “kita harapkan Muratara ini bebas dari narkoba. Bersama sama kita berantas, ini sangat meresahkan banyak contoh dan korban, tidak bisa maju dan bekarya gara gara narkoba,” ujarnya.

Dia menegaskan, Polri, TNI, dan Pemerintah sangat berkomitmen memberantas narkoba jenis apapun. “kami minta dukungan dari aemua pihak supaya upaya ini bisa berjalan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu Pjs Bupati Muratara Supriyono mengatakan, mereka apresiasi pemberantasan narkoba oleh Polres Muratara. Menurutnya, narkoba bukan hal sepele karena sangat merusak generasi bangsa.

“Mari kita lakukan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat yang belum mengerti bahaya narkoba. Supaya masyarakat tidak menggunakan narkoba,” ucapnya.

Diakuinya pemerintah daerah sangat mengharapkan, adanya target pemberantasan narkoba yang lebih banyak lagi di Muratara. Sehingga wilayah Muratara benar benar zero narkotika. (*)

Rekomendasi Berita