oleh

‘Polisi Vs Massa Bentrok’

LUBUKLINGGAU – Terjadi bentrok antara massa dengan polisi di halaman Mapolres Lubuklinggau, Kamis (24/1) pagi. Massa menodong dan memukul barikade polisi yang berjaga, bahkan tidak sungkan melempar polisi dengan air.

Aksi ini tidak hanya sekali, namun berkali-kali. Bahkan beberapa polisi yang melakukan penjagaan dan barikade terhadap massa, sampai basah dilempari massa.

Kendati beberapa polisi benar-benar basah akibat siraman air, namun aksi massa ini bukan kejadian sebenarnya. Melainkan simulasi pengamanan Pemilu yang dilaksanakan Polres Lubuklinggau.

Kegiatan ini, menyimulasikan aksi massa yang menolak hasil pemilu. Kemudian melakukan demonstrasi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun aksi berakhir bentrok dan terjadi aksi anarkis.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono disela-sela simulasi menjelaskan, simulasi yang dilakukan berupa latihan Pengendalian Massa (Dalmas) dan Penyelamatan (Escape) untuk mempersiapkan diri melakukan pengaman Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg.

“Tahapan-tahapan ini sudah dipersiapkan sejak beberapa bulan lalu, dan secara rutin melaksanakan latihan-latihan. Jika nantinya menghadapi situasi harus melakukan pengamanan, bahkan harus mengeluarkan Tim Dalmas, kami sudah siap,” kata Kapolres.

Diakuinya personel yang disiapkan tiga pleton Dalmas (105 personel) dan di-backup personel dari Brimob 1 peleton.

Latihan ini, diakui Kapolres nantinya juga akan melibatkan pihal lain, seperti TNI dan Pol PP, Dishub dan Dinkes Lubuklinggau.

“Rencananya akan dilakukan di KPU atau lokasi lain yang strategis. Namun sebelum itu, biar mantap, harus latihan-latihan terlebih dahulu,” imbuhnya. (end)

Rekomendasi Berita