oleh

Polisi Tindak Tegas Pelaku Black Campaign

“Kita tangkap, kalau akun yang bersangkutan melakukan black campaign,”kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar.

LINGGAU POS ONLINE, DEMPO – Meski telah memulai proses pengamanan lewat kesiapsiagaan personel dalam mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 untuk Pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwali) dan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Sumsel.

Namun, personel korps Bhayangkara tersebut terus mengawasi pergerakan isu yang berkembang di tengah masyarakat hingga berpotensi muncul kerusuhan, terutama di dunia maya, karena di sini orang bisa sesuka hati melakukan kampanye hitam atau black campaign. Sehingga patut diwaspadai agar tidak menimbulkan kericuhan masif di tengah-tengah masyarakat.

Kewaspadaan tersebut tak lepas dari melejitnya perkembangan teknologi dan informasi (TI) yang semakin tak terbendung. Nah, untuk menjamin situasi aman dan terkendali, Mapolres Lubuklinggau akan meminta ahli TI dari direktorat cyber dari Mabes Polri, untuk melakukan pelatihan kepada 15 personel yang disiagakan untuk memantau setiap akun yang dimiliki Paslon maupun tim suksesnya, guna menghindari terjadinya black campaign.

“Kita minta pelatihan dari ahli TI direktorat cyber dari Mabes Polri. Mendeteksi setiap Medsos (Media Sosial, red) baik Paslon maupun tim sukses dan simpatisannya, agar tidak melakukan black campaign. Dan Medsos yang digunakan tersebut harus terdaftar di kita,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar, Jumat (12/1).

Jadi, dilanjutkan Kapolres, kalau nanti ditemukan ada indikasi pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing tim sukses atau simpatisan dari Paslon, penggunanya akan langsung ditangkap.

“Kita tangkap, kalau akun yang bersangkutan melakukan black campaign,” jelasnya.

Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada semua elemen masyarakat yang berada di wilayah hukum Kota Lubuklinggau, untuk berhati-hati dalam menggunakan Medsos, demi keamanan dan kenyamanan sampai ditetapkannya Paslon terpilih di Pilkada serentak 2018.

Untuk diketahui, pelantikan cyber yang akan dilakukan itu diikuti sekitar 15 personel, dengan rincian satu Mapolsek satu orang, dari Sat Intel dan Reskrim masing-masing tiga orang, dan humas dua orang.

Selain itu, sejak sepekan terakhir, Mapolres Lubuklinggau telah mendirikan posko lapangan dan menempatkan personel di lokasi itu untuk nge-PAM pengamanan.

Pada awal pelaksanaan tahapan pendaftaran pasangan bakal calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota yang berlangsung di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau.

Kabag Ops Polres Lubuklinggau, Kompol Yudha menjelaskan, saat ini Mapolres Lubuklinggau telah mendirikan dua posko lapangan. Satu di depan kantor KPU Lubuklinggau dan satu lagi di halaman depan kantor Mapolres Lubuklinggau.

Menurut Kabag Ops, untuk posko yang ada di depan Mapolres Lubuklinggau, untuk kegiatan apel personel dalam rangka pengamanan Pilkada. Sedangkan untuk posko lapangan di depan kantor KPU Lubuklinggau, dijaga selama 24 jam oleh 17 personel termasuk Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofian Hadi dengan sistem shif atau bergiliran.

“Posko akan berdiri sampai selesai pelaksanaan Pilkada, atau penetapan Walikota-Wakil Walikota terpilih,” katanya, Jumat (12/1). (16/11)

Komentar

Rekomendasi Berita