oleh

Polisi Temukan Sepeda Motor Korban Begal yang Viral

LINGGAU POS ONLINE – Polisi telah melihat video rekaman dugaan begal di jalan Gedung Diklat Komplek Danau Mas Harun Bastari pada Minggu (29/12/2019) pukul 17.35 WIB. Serta melakukan pemeriksaan intensif terhadap korban Kusmawati (19) dan Adetia Febika Sari (18) warga Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang.

Kapolres RL AKBP. Jeki Rahmat Mustika, SIK melalui Kasat Reskrim Polres RL AKP. Andi Kadesma saat ditemui wartawan usai menemui korban di Mapolsek Curup mengatakan, pihaknya sudah mengantongi identitas para pelaku dan langsung melakukan perburuan.

Bahkan dari lima orang pelaku tersebut menurut kasat beberapa diantaranya merupakan pemain lama kasus begal.

“Kami sudah mendalami rekaman dan keterangan korban, menurut korban pelaku ada lima orang menggunakan tiga sepeda motor. Identitasnya sudah kita kantongi dan mudah-mudahan bisa segera kita tangkap,” ujar Kadesma.

Sementara itu, setelah dilakukan pengejaran terhadap para pelaku akhirnya operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Andi Kadesma didampingi Kapolsek Curup Iptu. Untoro itu membuahkan hasil.

Sepeda motor korban berhasil ditemukan petugas di kebun warga di Kecamatan Binduriang pada Senin (30/12/2019) pagi.

“Kami lakukan pengejaran dari semalam dan hari ini kita berhasil temukan sepeda motor tersebut di kebun warga di wilayah Kampung Jeruk. Penemuan ini berdasarkan informasi dari masyarakat,” singkat Untoro.

Sementara itu, korban Adetia Febika Sari saat ditemui dirumahnya yang berada di Dusun l Desa Karang Jaya mengatakan, ia bersama dengan kakak sepupunya Kusmiati (18), sengaja datang ke gedung Diklat DMHB untuk melakukan foto-foto karena sudah lama tidak ke lokasi ini.

“Selama ini saya ngajar di SMK IT Bengkulu Tengah, dan saudara saya ini kuliah di Universitas Bengkulu,” ujarnya.

Saat sudah berada di depan Gedung Diklat, menurut Kusmiati kawanan begal ini datang dan berbicara dengan bahasa daerah yang tidak di pahami oleh korban. Sehingga korban merasa takut kemudian pergi meninggalkan lokasi tersebut, namun baru sekitar 200 meter korban dipepet oleh pelaku yang langsung mengambil kunci sepeda motor korban.

“Saat diambil kuncinya saya turun dan ketika itu ada teman begal yang merokok itu datang membantu. Bertiga dia sama adik sepupu saya rebutan kunci, saat itulah aku berpikir harus dapat foto atau video wajah pelaku. Bodohnya mereka itu tidak tahu saya rekam dan hanya fokus pada kunci motor saja,” paparnya.

Setelah tidak berhasil mengejar para pelaku yang membawa kabur motornya, kemudian datanglah pat orang menggunakan dua sepeda motor membawanya ke rumah Kepala Desa Mojorejo. Hingga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Curup.(*)

Sumber: Mureks Online

Rekomendasi Berita