oleh

Polisi Tembak Tersangka Curas

LINGGAU POS ONLINE, JAYALOKA – Anggota Polsek Jayaloka Polres Musi Rawas(Mura) berhasil meringkus dua tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan(Curas), yang meresahkan masyarakat selama ini. Dua tersangka yang sudah masuk dalam Target Operasi (TO) Polsek Jayaloka RE (24) dan PE (28).

Keduanya bukan saja terlibat tindak kejahatan Curas, tetapi, tindak pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian kendaraan Bermotor (Ranmor). RE warga Desa Danau Cala, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba) dan PE warga Desa Taba Dendang, Kecamatan Muara Saling, Kabupaten Empat Lawang, keduanya dikenal sebagai petani karet diringkus di dalam pondok pukul 01.30 WIB, Kamis (24/5).

Saat akan diringkus, kedua tersangka diberikan tembakan peringatan untuk menyerahkan diri, sebanyak tiga kali. Tetapi RE terpaksa petugas lumpuhkan dengan timah panas pada kaki kanannya, karena tidak mau menyerah dan berusaha melawan petugas. Sedangkan PE mendengar peringatan petugas tadi langsung menyerahkan diri.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Jayaloka, AKP Al Busro membenarkan pihaknya telah meringkus RE dan PE berawal dari informasi warga. Keduanya diinformasikan sedang berkumpul di sebuah pondok di Desa Marga Tani, Kecamatan Jayaloka.

Setelah berhasil diringkus, tersangka PE langsung diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Empat Lawang, karena PE merupakan TO Polres Empat Lawang. Sedangkan, tersangka RE masih ditahan di Mapolsek Jayaloka untuk pemeriksaan lebih lanjut guna pengembangan perkara, diduga banyak terlibat perkara tindak kejahatan lainnya yang terjadi di wilayah hukum Polsek Jayaloka.

Dari pengakuan tersangka RE, saat menjalankan aksinya bukan di wilayah Jayaloka saja melainkan berpindah-pindah di Muara Beliti dan Empat Lawang. Salah satu perkara yang dilakukan tersangka mencuri sapi di Desa Donorejo, Kecamatan Jayaloka. Selain itu, RE juga terlibat dalam perkara Curas dan Curanmor.

Tersangka disangka pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. (03)

Rekomendasi Berita