oleh

Polisi Tangkap Warga Moneng Sepati

Terkait Pengancaman dengan Parang

LINGGAU POS ONLINE, TABA PINGIN- Polisi berhasil meringkus Sur (35), Senin (2/7). Warga RT I Kelurahan Moneng Sepati Kecamatan Lubuklinggau Selatan II ini harus berurusan dengan penegak hukum karena dituduh melakukan pengancaman menggunakan Senjata Tajam (Sajam) berupa parang.

Pelapornya Endi Widiyanto (18), warga RT 06, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Menurut pengakuan pelapor, kejadian yang dialaminya itu terjadi pukul 10.00 WIB, Senin (14/5) bertempat di Warnet Zilog, samping kantor Pegadaian, Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Berawal saat terlapor masuk ke dalam Warnet sambil membawa sebilah parang, dan langsung menghampiri pelapor yang sedang asyik main game, sambil berkata dengan nada mengancam “mati nia nga”. Akibatnya pelapor ketakutan dan melarikan diri.

Karena tidak senang dengan tindakan Sur, maka Selasa (15/5), Endi Widiyanto melaporkan Sur ke Polsek Lubuklinggau Selatan. Sebab, Endi Widiyanto takut tindakan serupa akan terjadi lagi. Berdasarkan laporan itu, anggota Polsek Lubuklinggau Selatan melakukan pencarian terhadap Sur.

Setelah mendapatkan informasi dari warga, Sur sedang berada di dalam rumahnya, petugas langsung lakukan penggerebakan, dan berhasil ditangkap terlapor tanpa melakukan perlawanan.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Afrinaldi saat dikonfirmasi koran ini membenarkan, pihaknya telah meringkus Sur, atas laporan Endi Widiyanto, dengan tuduhan pengancaman, dengan alasan sakit hati.

Selanjutnya tersangka beserta Barang Bukti (BB) berupa sebilah parang milik terlapor, diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini tersangka ditahan di sel Mapolsek Lubuklinggau Selatan. Terlapor kalau nantinya dianggap cukup bukti melakukan pengancaman atas laporan Endi Widiyanto, maka Sur disangka melakukan pelanggaran Pasal 335 ayat (1) KUHP, dengan ancaman kurungan satu tahun penjara.(04)

Rekomendasi Berita