oleh

Polisi Tangkap Dua Siswa SMA

LINGGAU POS ONLINE, TABA JEMEKEH – Dua siswa SMA, yakni MS (18), dan LV (18), warga Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, ditangkap anggota Polsek Lubuklinggau Timur. Keduanya ditangkap pukul 23.00 WIB, Selasa (3/7), diduga melakukan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curan). Korbannya, Aang Gustiranda (24) warga RT 03 Kelurahan Batu Urip Permai, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Kejadian itu berawal dari korban Aang Gustiranda hendak membeli nasi di RM Simpang Raya, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II menggunakan sepeda motor Vario BG 2553 GA. Di tengah perjalanan, tepatnya di depan Fitnes GYM Kelurahan Megang, Kecamatan Utara II, korban disetop dua orang perempuan. Dan kedua wanita ini mengaku saudara LV dan MS, yang memang sudah dikenal oleh korban. Kedua wanita yang tidak dikenal korban identitasnya itu, minta diantar ke Hotel 929, di Kelurahan Belalau, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Namun sesampainya di hotel yang dituju, kedua perempuan tadi minta diantar lagi ke kontrakannya, yaitu di RT O1 Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Setelah sampai di kontrakannya, datanglah tersangka MS, dan meminjam sepeda motor korban, dengan alasan ingin membeli pulsa dan minuman. Selang 10 menit, MS pulang ke kontrakan dan memarkirkan sepeda motor korban di depan rumah kontrakan kedua perempuan tadi. Dan kunci digantung dekat pintu di ruang tamu, sementara korban asyik ngobrol dengan kedua wanita tadi. Tidak lama berselang terdengar suara motor, dan korban langsung keluar untuk melihat motornya, tetapi dilarang oleh tersangka MS. Namun korban tetap ingin keluar, dan melihat sepeda motor miliknya tidak ada lagi.

Selanjutnya Aang Gustiranda melapor kejadian yang dialaminya itu ke Polsek Lubuklinggau Timur. Setelah diselidiki ternyata MS terlibat dalam aksi pencurian ini, bersama dan LV serta AN (19), juga warga Kelurahan Taba Jemekah (masih DPO).

Tim anggota Buser Polsek Lubuklinggau Timur langsung melakukan penggerebekan pukul 23.00 WIB Selasa (3/7), di rumah MS. Dari pengakuan MS inilah petugas melakukan penangkapan terhadap LV dan AN. LV berhasil diringkus di rumahnya, sementara AN tidak berada di rumahnya. Lalu MS dan LV diangkut ke Mapolsek Lubuklinggau Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Hadi Sutrianto saat dikonfirmasi, Rabu (4/7) membenarkan telah mengamankan dua pelajar diduga melakukan Curanmor.

Setelah diperiksa petugas penyidik, dua tersangka mengakui perbuatannya, bahwa kendaraan motor milik korban itu dijual tersangka AN, di Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Namun tersangka MS dan LV belum mendapat bagian dari hasil penjualan motor itu karena keburu ditangkap.

Saat ini kedua tersangka diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Timur, dan dilakukan pemeriksaan secara intensif, guna pengembangan lebih lanjut. Kedua tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara. (04)

Rekomendasi Berita