oleh

Polisi Minta Pengendara yang Menyebabkan Guru SMPN 2 Tewas, Agar Menyerahkan Diri

LINGGAU POS ONLINE – Teka teki kematian guru SMPN 2, Elly Heriana (50) warga RT.5 Perumnas Lestari Kelurahan Taba Lestari Kecamatan Lubuklinggau Timur I, masih dalam penyelidikan oleh Tim Polres Lubuklinggau.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono dalam keterangan persnya Jumat (4/10/2019) menjelaskan Elly Heriana terjatuh dari sepeda motor berakibat luka dibagian kepala dan korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

“Kemarin, setelah kejadian Saya langsung perintahkan Kasat Rekskrim AKP Rivow Lapu, Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Diaz Oktora dan Kanit Laka Ipda Jemmy , untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan dan dikuatkan hasil visum, ibu elly meninggal dunia akibat jatuh dari sepeda motor honda Vario nya. Kemudian ada dugaan yang berkembang di sosial media, bahwa ibu tersebut korban curas (jambret) belum dapat dipastikan.

“Belum ada saksi yang melihat langsung ada orang lain yang melakukan kekerasan secara langsung, point to point, atau dengan bahasa lain, menarik, memetik tas milik korban” papar Kapolres.

Dilanjutkan Kapolres, pengertian kecelakaan lalu lintas itu sendiri secara harfiah merupakan suatu peristiwa, karena lalainya setiap orang yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, menyebabkan timbulnya korban jiwa maupun kerugian materil.

Sehingga fakta hukum sementara yang ditemukan, korban meninggal dunia di jalan raya, akibat jatuh dari sepeda motor, helm terlepas, luka pada bagian kepala.

Kemudian Kasat Reskrim AKP Rivow didampingi Kapolsek Lubuklinggau AKP Diaz dan Kanit Laka Ipda Jemmy menambahkan bahwa saat ini Tim Polres sudah mengantongi saksi kunci yang melihat langsung peristiwa itu.

“Pada saat saksi mendengar korban terjatuh, secara bersamaan saksi melihat dan mengetahui ada dua orang yang mengendarai sepeda motor merk Yamaha Vixion warna merah seri terbaru melintasi korban, beberapa saat setelah kejadian pengendara sepeda motor itu tidak berhenti dan terus melajukan sepeda motornya ke arah Bandara Silampari, dan saksi memastikan tidak ada kendaraan lain yang melintasi jalan tersebut, barulah dia melihat korban, banyak pengguna jalan lainnya berhenti dan menolong korban” jelas Kasat Reskrim.

Untuk ciri-ciri pengendara dan nomor polisi/plat sepeda motor Yamaha Vixion merah tersebut belum dapat dijelaskan, karena masih melakukan penyelidikan.

Kemudian Kapolres menegaskan, “Saya ingatkan kepada pengendara sepeda motor Yamaha vixion merah yang diduga berada di TKP meninggalnya Ibu Elly, untuk datang klarifikasi ke Polres Lubuklinggau,” tegasnya.

Ditambahkannya, “Kami minta, kalau memang tidak ada peristiwa curas (jambret) mari kita clearkan. Akan beda cerita kalau Tim Kami yang menemukan keberadaan pengendara vixion merah itu,” tambah Kapolres.

“Saya ingatkan kewajiban siapapun yang terlibat, mengetahui, tidak menghentikan, menolong korban kecelakaan lalu lintas, tidak melaporkan ke Polisi ancamannya 3 tahun penjara, terlepas itu kelalaian dari pihak mana, sebagaimana pasal 312 UU 22/2009 tentang Lalu lintas angkutan jalan” tegas Kapolres.(*)
Laporan Endang Kusmadi

Rekomendasi Berita