oleh

Polisi Buru Penembak Warga HTI

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Lima Orang Tidak Dikenal (OTD) diduga melakukan penyerangan di SP 9 HTI Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Rabu (13/12) malam.

Sehingga mengakibatkan satu orang tewas diduga bernama Rudi (sebelumnya tertulis Yudi) di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah Rudi telah dimakamkan Kamis (14/12) di Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro mengatakan bahwa saat ini anggotanya masih melalukan pengejaran terhadap lima OTD tersebut. Selain itu, anggota juga sudah memeriksa saksi-saksi sekaligus melakukan olah TKP.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap kelima OTD,” kata Bayu Dewantoro, Jumat (15/12).

Sementara Effendi (46) korban lainnya, yang sempat dirawat di RS Siti Aisyah, Jumat (15/12) sudah pulang ke rumah. Effendi mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri dan masih bersarang peluru di tubuhnya telah dilakukan operasi.

Sebelumnya, kejadian tragis diduga bermula saat Rabu (13/12) pagi, lima OTD mendatangi rumah Untung (38) di daerah Trans SP 9 HTI menggunakan dua motor. Kemudian, seorang OTD berinisial JN menanyakan keberadaan SN warga SP 6.

Diduga karena JN dan kawan-kawan tidak menemukan SN sehingga JN kesal dengan Untung. Apalagi sudah sejak dari pagi JN mencari SN namun tidak ditemukan.

Sehingga terjadilah keributan antara JN dan Untung. Diduga JN langsung melepaskan tembakan ke arah Untung, namun Untung langsung berlari ke belakang rumah.

Diduga, JN langsung menembak Efendi (46) merupakan kakak Untung di depan rumah Untung diduga mengenai pinggang bagian belakang sebelah kiri sehingga Efendi tersungkur dan terjatuh.

Kemudian diduga kelima OTD ini langsung membawa mobil Kijang Super milik Efendi ke arah Dusun Panglero. Namun mereka sempat dihadang Yudi (25). Lalu salah satu OTD diduga menembak Yudi dan mengenai kepalanya sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Melihat kejadian itu istri Efendi langsung meminta pertolongan warga dan Efendi dibawa ke Puskesmas BTS Ulu dengan menggunakan Mobil PT Pertamina hingga akhirnya Efendi dirujuk ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita