oleh

PNS Tewas Digilas Dump Truk

Antrean SPBU Berujung Maut

LINGGAU POS ONLINE, LAHAT – Antrean panjang kendaraan khususnya roda empat yang kerap menjadi pemandangan rutin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bandaragung Kecamatan Kota Lahat, berujung maut. Seorang pengendara sepeda motor, Muldan (57), tewas seketika terlindas dump truk, Sabtu (2/12) siang.

Berdasarkan informasi dihimpun Linggau Pos, korban yang diketahui PNS di lingkungan Pemkab Lahat ini melaju dari arah Lembayung menuju arah Pasar.

Saat melintas di depan SMP Negeri 5 Lahat, tanpa sengaja Muldan tiba-tiba tersenggol dump truk yang tengah terparkir antre di SPBU tepatnya di tepian jalan tersebut.

Ia pun hilang kendali dan akhirnya terjatuh bersama motornya. Dan tanpa diduga, dari arah belakang juga sedang melaju mobil dump truk pengangkut pasir yang dikemudikan Indawan (45), warga Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Kota Lahat.

Tak terelakkan, Muldan pun langsung disambar ban dump truk bernopol BG 8006 E yang tengah melaju itu hingga akhirnya menggilas tubuhnya.

“Caknyo langsung ninggal di tempat tadi. Olehnyo parah nian, palaknyo (kepalanya, red) pecah, tangannyo jugo patah,” kata Retno (30), salah seorang warga yang turut menyaksikan di sekitar TKP.

Meski demikian, korban tetap dilarikan ke RSUD Lahat. Dan naas nyawa Muldan tak tertolong.

Sementara itu Kapolres Lahat, AKBP. Roby Karya Adi, SIK melalui Kasatlantas AKP Dani Prasetya, SIK membenarkan telah terjadinya kecelakaan tersebut. Diakui Dani, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti (BB). Khususnya sepeda motor yang digunakan korban dan mobil dump truk yang melindasnya.

“Selain itu juga, kita juga mengamankan pengemudi dump truk yang saat ini masih dalam pemeriksaan petugas,” terangnya.

Ditambahkannya, kedepan pihaknya akan lebih menertibkan antrean panjang kendaraan di SPBU Bandaragung yang telah memakan sebagian bahu jalan sekitar demi kenyamanan pengendara lain serta menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

“Ya, kedepan akan kita tertibkan. Setidaknya, jangan sampai memakan bahu jalan. Sebab, mempersempit ruas jalan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dani menghimbau agar masyarakat juga berhati-hati dalam berkendaraan. Dan diingatkannya, untuk selalu mengenakan perlengkapan pengaman, seperti helm bagi pengendara sepeda motor.

“Memang, kecelakaan R2 (roda dua, red) lebih mendominasi,” imbuhnya tanpa merinci lebih lanjut data kecelakaan yang ada. (02)

Komentar

Rekomendasi Berita