oleh

PMI Lubuklinggau Adakan Musyawarah Kerja

LINGGAUPOS.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lubuklinggau mengadakan musyawarah kerja pelatihan pengurus, staf markas dan pelatihan dasar relawan markas. Kegiatan dilaksanakan  di Rumah Dinas Walikota Lubuklinggau, Rabu (12/2/2020).

Ketua PMI Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana mengatakan dari berbagai aspek terkait pelatihan, PMI akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta mengaktifkan PMR sekolah agar siap dan tanggap bencana.

“Nanti Insha Allah lepas dari pelatihan relawan, kita berikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat serta pengaktifan PMR sekolah agar tanggap bencana,”kata Yetti.

Dirinya menyebut, dari pelatihan ini dapat terbentuk relawan yang akan diperlukan untuk keperluan staf di markas, agar PMI dapat lebih siap apabila dibutuhkan.

“Kami menganggap perlu terbentuknya relawan kembali, maka kami adakan pelatihan,”ujarnya.

Yetti menyampaikan akan mengadakan pelatihan sesuai standar dari PMI pusat, sehingga menghasilkan relawan yang tangguh sehingga mengimani prinsip dasar dari PMI.

“Pelatihan ini kita buat sesuai standar, insha Allah menghasilkan relawan terbaik dan tangguh,”ungkapnya.

Yetti mengungkapkan membuka pendaftaran secara umum, kemudian terbentuk 30 orang dengan proses yang akan diseleksi kembali.

“Relawan yang muncul nantinya sesuai dengan kebutuhan standar PMI, jika dirasa kurang akan kita adakan rekrutmen lagi,”tuturnya.

Untuk kalangan relawan, Yetti menambahkan bebas dari semua kalangan dengan syarat 17 tahun keatas, sehat lahir batin, fisik dan mental serta bersedia bekerja di PMI Lubuklinggau dengan periode pelatihan 120 jam.

“Kita padatkan dalam 7 sampai 10 hari,” imbuhnya.

Yetti berharap akan menghasilkan relawan yang sehat, kuat, tangguh dan mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan, perdamaian serta sukarela membantu siapa saja yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua PMI pusat bidang organisasi, H Muhammad Muas mengapresiasi kegiatan pelatihan yang dilakukan di Lubuklinggau.

“Apresiasi kepada Pemerintah Lubuklinggau yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,”kata Muas.

Ia mengaku PMI tugasnya bekerja keras dan berkaitan dengan seluruh manusia untuk membantu lingkungan secara sukarela jika terjadi bencana alam.

“Kita tingkatkan sumber daya manusia agar lebih sadar dan paham dengan sifat kemanusiaan,”pungkasnya.(*)

Rekomendasi Berita