oleh

PM XVI Gandeng Disbudpar Mura

Siti Rodiah/Pengajar Muda Program Indonesia Mengajar
“Dengan melibatkan pemuda dan bapak-bapak, ia optimis Dusun Sri Pengantin bisa menjadi tempat wisata dan belajar…”

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Mendidik sembari mengembangkan potensi wisata Desa 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal), menjadi target Pengajar Muda Indonesia Mengajar Angkatan XVI.

Seperti diungkapkan Siti Rodiah, Selasa (12/6). Ia menjelaskan, pendekatan dengan anak-anak dan kaum ibu di Dusun Sri Pengantin, tempatnya mengabdi sudah dilakukan M Syahruddin Nawir (PM Angkatan IV).

“Kak Unca (Panggilan M Syahruddin) menurut saya sudah berhasil merangkul anak-anak dan para ibu untuk saling mendorong menjadikan putra-putri mereka aktif dalam belajar. Bahkan Kak Unca sudah menginspirasi anak-anak Dusun Sri Pengantin untuk berani bercita-cita, kalau bisa sampai kuliah,” terang gadis yang karib dipanggil Dedeh ini.

Tugas yang pendekatan dengan masyarakat khususnya para pemuda dan bapak-bapak, kata Dedeh, ia yang melanjutkan. Dengan melibatkan pemuda dan bapak-bapak, ia optimis Dusun Sri Pengantin bisa menjadi tempat wisata dan belajar.

“Kekurangannya, dari sisi penataan estetikanya belum maksimal. Nah, Agustus 2018 nanti, kami akan mengadakan Lomba Mengecet Perahu yang melibatkan pemuda dan bapak-bapak di Dusun Sri Pengantin,” jelasnya.

Menurut Dedeh, jika diaktualisasikan Lomba Melukis Perahu itu, orang dari luar akan tertarik datang ke Dusun Sri Pengantin. Karena di sungai menuju Dudun Sri Pengantin ini, kata Dedeh, akan berlayar perahu-perahu warna-warni.

“Selain itu, kami juga sudah menyampaikan program ini ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk menyelenggarakan kampung warna-warni di Dusun Sri Pengantin. Karena rumah penduduk di sini unik, mayoritas dari papan dan panggung. Maka kalau diwarnai, akan sangat unik dan jadi daya tarik wisatawan datang ke Sri Pengantin. Potensi ini diharapkan bisa mendatangkan pendapatan bagi warga sekitar,” tutur Dedeh. (02)

Rekomendasi Berita