oleh

PLN Rayon Lubuklinggau Apel Siaga Pasukan Listrik

Hadapi Natal dan Tahun Baru 2018

PERSIAPAN menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 dalam hal kelistrikan, telah disiapkan semaksimal mungkin oleh PLN. Selasa (19/12) pagi, telah dilaksanakan apel siaga pasukan listrik menghadapi Natal dan Tahun Baru 2018.

Apel dengan pembina Manager PT PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Lubuklinggau, M Arham Ginting, dipimpin oleh Yahya Adi Kurniawan (Supervisor Teknik PLN), dihadiri seluruh pegawai PLN Rayon Lubuklinggau. Serta rekanan PLN dari PT Mutiara Ganesha Makmur (MGM) dan PT Graha Bara Lestari (GBL), dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Setelah pelaksanaan apel itu, Manager Arham Ginting bersama rekanan, melakukan pengecekan alat akan dipakai petugas PLN saat melakukan perbaikan pada hari H jika terjadi gangguan.

“Apel siaga pasukan listrik ini dilaksanakan PLN serentak di Indonesia, dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru 2018. Kegiatan ini akan dimulai 23 Desember hingga 2 Januari 2018, dengan sejumlah pemeriksaan dilakukan pasukan pelayanan PLN,” jelas Arham Ginting, kemarin.

Oleh karenanya, ia menyebutkan PLN telah mempersiapkan petugas teknik dengan jumlah 40 personel beserta posko. Jika memungkinkan juga ditambah menjadi 60 personel dengan kerja selama 24 jam.

“Tapi tetap memakai shif, di mana mereka tak hanya bertugas di Kota Lubuklinggau, kalau kurang maka pasukan akan ditambah lagi. Biasanya petugas piket ada 6 orang dan akan ditambah menjadi 10 orang khusus untuk memberikan pelayanan ke masyarakat pada hari H nanti,” beber Arham Ginting mempersilakan warga melapor melalui nomor telepon 123 jika terjadi gangguan listrik di rumahnya.

Berkaitan dengan peringatan Natal, khususnya pelayanan PLN, ia memberikan jaminan.

“Kita arahkan pasukan listrik menjaga, jangan sampai terjadi pemadaman aliran listrik saat hari H, hingga tak mengganggu jemaah yang sedang menjalankan ibadahnya,” imbuh Arham Ginting juga menegaskan, pihaknya sangat memerhatikan peralatan akan dipakai petugas jangan sampai tidak berfungsi diperbaiki.

“Apabila peralatan kurang akan ditambah. Agar layanan maksimal dapat terus diberikan kepada pelanggan, dan tentu kita perhatian benar untuk peralatan stik 20 KV, helm, maupun safety belt, dicek benar. Dan kami pastikan cek semuanya,” tegasnya.

Dirinya berharap pasokan listrik pada hari H tidak mengganggu ibadah jemaah. Dan, jika terjadi gangguan alam terhadap jaringan listrik dapat diatasi hingga memberikan layanan terbaik untuk pelanggan PLN Rayon Lubuklinggau 85 ribu orang. (01)

Komentar

Rekomendasi Berita