oleh

PLN Padamkan 196 Lampu Jalan

“Tidak ada pemberitahuan, disayangkan padahal Pemkot Lubuklinggau kooperatif dan ada kesepakatan semua deal, tahu-tahu diputuskan.” Misno
Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) Disperkim Kota Lubuklinggau

Jalanan Linggau Gelap

LUBUKLINGGAU – Ruang jalan di Kota Lubuklinggau, Sejak (28/12) malam, hanya diterangi lampu kendaraan. Pasalnya, lampu jalan atau Penerangan Jalan Umum (PJU) mulai dari Terminal Jalan Kalimantan hingga Simpang Tiga Kelurahan Simpang Periuk, sejak Jumat (28/12) padam. Totalnya ada 196 lampu jalan yang padam.

Pemadaman sengaja dilakukan PT PLN (Persero) WS2JB Area Lahat Rayon Lubuklinggau, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau menunggak pembayaran listrik. Tunggakan listrik ini dihitung sejak Juli hingga Desember 2018, mencapai Rp3,8 miliar.

Manager ULP PT PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau, M Rizal Alfian mengatakan dari 196 titik itu, dengan 12 identitas (ID) Pelanggan yang dipadamkan. Pemadaman ini akan berlanjut, di mana Kota Lubuklinggau memiliki PJU lebih kurang 1.000 titik.

Langka tegas ini akan berlanjut setiap harinya, jika pihak terkait tidak ada penyelesaiannya terkait penunggakan ini.

“Setiap hari akan kita pantau, jika tidak ada penyelesaian. Maka PJU semuanya di Kota Lubuklinggau akan dipadamkan,” kata M Rizal.

Sementara itu pantauan Linggau Pos, pemadaman PJU ini langsung dipimpin Manager ULP PT PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau, M Rizal Alfian. Tim melakukan pemadaman melalui kotak-kotak panel PJU, yang kemudian disegel.

Pemkot Lubuklinggau, diketahui sejak Oktober 2018 tidak menganggarkan pembayaran listrik PJU, totalnya ada lebih kurang 7.000 titik PJU.

Rata-rata beban listrik yang digunakan setiap bulannya Rp600 juta. Pemkot Lubuklinggau sudah tiga kali melakukan pertemuan dengan PT PLN Rayon Lubuklinggau, guna membahas tunggakan pemakaian listrik PJU itu.

Pertemuan ketiga tepatnya minggu pertama November 2018, sudah ada kesepakatan antara Pemkot Lubuklinggau dengan PT PLN Rayon Lubuklinggau, bahwa pelunasan akan dilakukan di 2019.

“Dalam pertemuan tersebut pihak PT PLN Rayon Lubuklinggau setuju, perwakilan Pemkot Lubuklinggau dipimpin langsung Sekda Kota Lubuklinggau, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Lubuklinggau,” jelas Misno, Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) Disperkim Kota Lubuklinggau, Jumat (28/12).

Ditambahkan Misno, ia tidak mengetahui adanya pemutusan PSU di jalan protokol. Misno menyayangkan aksi PLN, mengingat sebelumnya sudah ada koordinasi aktif.

“Tidak ada pemberitahuan, disayangkan padahal Pemkot Lubuklinggau kooperatif dan ada kesepakatan semua deal, tahu-tahu diputuskan,” ungkap Misno. (dlt/nia)

Rekomendasi Berita