oleh

Pliskova Mantap Menatap Melbourne

BRISBANE – Mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova mantap menatap Australia Open 2019 di Melbourne setelah menjuarai Brisbane International 2019. Di final, Pliskova mengalahkan Lesia Tsurenko dari Ukraina dengan skor 4-6, 7-5, 6-2, Minggu (6/1).

Sejak awal, Pliskova diprediksi bakal tampil sebagai juara Grand Slam. Nah, Australia Open adalah salah satu bidikan petenis asal Republik Ceko itu. Prestasi terbaik Pliskova di Grand Slam adalah menjadi runner up di US Open 2016. Saat itu, di final dia menyerah di tangan petenis Angelique Kerber.

Ketika anda mampu membalikkan keadaan pada pertandingan seperti itu, hal itu akan memberi anda kepercayaan diri ekstra dan berbeda. Jadi bukan hanya tentang bermain dengan baik, kata Pliskova di Tennis.com.

Terkadang anda merasa buruk, dan hal itu bisa terjadi di Grand Slam karena turnamennya berlangsung selama dua pekan. Anda tidak bisa bermain dengan menakjubkan selama dua pekan. Saya pikir hari ini saya hanya berjuang keras dan itu yang terpenting, tambahnya.

Pliskova mengawali partai final dengan sedikit lamban. Hal ini berbeda dengan berbanding terbalik dengan Tsurenko sangat ganas. Tsurenko begitu dominan dengan servis sangat keras dan memenangkan pertarungan dari area baseline.

Entah kenapa saya merasa lelah dari awal hari ini (06/01). Saya melewatkan beberapa pukulan saya dan tidak merasakantiming-nya dengan sempurna. Saya tidak tidur dengan nyenyak. Jadi, semuanya berjalan sedikit tidak sesuai dengan keinginan saya, keluh Pliskova.

Brisbane International musim ini menjadi gelar ke-12 dalam karier petenis peringkat 8 dunia, Pliskova dan menjadi suntikan kepercayaan diri jelang Australian Open.

Di bagian putra, petenis Kei Nishikori dari Jepang yang merupakan unggulan kedua sukses merebut gelar usai mengalahkan Daniil Medvedev dari Rusia. Kei menang meyakinkan dengan skor 6-4, 3-6, 6-2. (wsa/fin)

Rekomendasi Berita