oleh

PKS Tolak Keras Sikap Presiden AS

Laksanakan Aksi Serentak se-Indonesia

LINGGAU POS ONLINE, TUGUMULYO – Seluruh pengurus DPD, DPC, kader, simpatisan PKS Kabupaten Musi Rawas, sampaikan pernyataan sikap mereka, terkait pernyataan presiden AS, Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel. Pernyataan sikap ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh kader PKS se-Indonesia, dengan melaksanakan tablig akbar dan aksi solidaritas, Jumat (15/12).

Saat aksi solidaritas di lapangan F Trikoyo, Desa F Trikoyo Kecamatan Tugumulyo ini Ketua DPD PKS Kabupaten Musi Rawas, Suhari menyampaikan tiga pernyataan sikap pengurus DPD dan seluruh kader PKS Kabupaten Musi Rawas.

“Pertama kami mengutuk keras pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Juga mengutuk keras, rencana Donald Trump, untuk memindahkan kedutaan besar AS ke Yerusalem. Sikap tersebut bentuk legalisasi atas penjajahan, teror dan agresi yang selama ini dilakukan oleh Israel kepada rakyat Palestina,” tegas Suhari.

Apalagi dilanjutkannya, sikap ini bukan hanya merusak prospek perdamaian kedua negara, tetapi berpotensi memperpanjang tragedi kemanusiaan yang selama ini telah terjadi, dan menimbulkan konflik baru di Yerusalem dan Palestina.

“Kedua kita juga menuntut keras pemerintah AS, agar segera membatalkan pernyataan sepihaknya terkait Yerusalem. Karena pernyataan tersebut, mengabaikan tiga resolusi tingkat tinggi Dewan keamanan PBBB No. 242 Tahun 1967, lalu No. 478 Tahun 1980 dan No. 2334 Tahun 2016. Oleh karena itu, PKS mendorong agar pemerintah RI lebih proaktif mendesak anggota-anggota di OKI,” ungkapnya.

Dan yang ketiga pihaknya juga mengajak, agar seluruh elemen bangsa Indonesia untuk terus membela dan mendukung secara nyata, perjuangan kemerdekaan Palestina. PKS juga mendukung segala upaya pemerintah RI dan seluruh organisasi masyarakat Indonesia, untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina, agar mempermudah kemerdekaan dan hak penguasaan atas Kota Yerusalem.

“Aksi yang kita laksanakan ini, bentuk cinta kita sesama umat muslim. Karena kita semua bersaudara, dan ini wujud rasa persaudaraan kita. Ini sikap kemarahan kita dengan menolak keras. Kita punya tanggung jawab walaupun jarak dengan saudara kita di Palestina jauh. Apa yang dilakukan Donal Trump, sudah menistakan umat Islam sedunia. Setelah kasus Ahok di Indonesia, sekarang umat muslim diuji kembali. Namun hikmahnya yang bisa diambil, hal ini bisa menyatukan umat muslim. Hari ini PKS se-Indonesia menyatakan sikap menolak sikap Donal Trump. Pertemuan ini juga akan menjadi amal soleh kita,” tegasnya.

Aksi solidaritas dilanjutkan dengan mendengarkan orasi singkat, dari peserta aksi solidaritas.

Pertama orasi dilaksanakan oleh Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Musi Rawas, Taufik yang mengajak semua yang hadir bersatu, dan mendoakan saudara-saudara umat Muslim di Palestina. Kedua dilanjutkan orasi dari perwakilan Pemuda pemudi Kabupaten Musi Rawas, Riki Pambudi.

Saat orasi Riki mengajak seluruh anggota KMMI serta anggota organisasi kepemudaan lainnya, berorasi yang dilengkapi dengan atribut seperti spanduk yang bertuliskan ‘Bela Palestina dari Zionis Israel’. Selain mengajak umat muslim untuk merapatkan barisan, mewakili pemuda, ia juga mengajak semua yang ikut dalam aksi untuk memboikot semua produk israel.

Orasi dilanjutkan oleh Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Musi Rawas, H Supandi. Saat orasi ia menegaskan, kalau rencana Donald Trump artinya mengajak perang umat islam.

“Kalau selama ini umat islam dihantui soal teroris, maka sekarang kita sepakat kalau teroris yang sejati adalah Donald Trump, teroris sejati adalah Israel. Kita lindungi Kota Yerusalem karena di sana ada Masjidil Aqso. Sudah menjadi kewajiban kita, untuk melindungi Masjid Aqso. Dengan aksi ini juga, kami dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Musi Rawas juga mengajak, semua bersatu dan mendoakan saudara kita di Palestina,” tegasnya.

Terkahir, orasi dilanjutkan oleh perwakilan organisasi Muslimat, ustadzah Martini. Setelah orasi, dilanjutkan dengan penggalangan dana untuk umat muslim di Palestina. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita