oleh

PKL Lupa Cara Bongkar Lapak

“…terpaksa kita bongkar lapaknya. Sosialisasi sudah dilakukan, penertiban sudah dilakukan tetapi masih tidak ikuti aturan, mungkin mereka lupa dan mau kita yang bongkar…”

Kepala Disdagrin Kota Lubuklinggau, Surya Darma

LINGGAU POS ONLINE- Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kota Lubuklinggau, Surya Darma mengatakan pasca rutin dilakukan penertiban masih ada tiga hingga empat pedagang yang ‘bandel’. Salah satunya, pedagang daging yang masih membuka lapak di badan jalan di luar.

Menanggapi hal ini, Surya mengaku mungkin saja pedagang tersebut lupa cara membongkar lapak. Untuk itu, jika sampai Selasa (15/10) lapaknya belum juga dibongkar, pihaknya yang akan mengajarkan pedagang untuk membongkar lapak mereka.

“Ya terpaksa kita bongkar lapaknya. Sosialisasi sudah dilakukan, penertiban sudah dilakukan tetapi masih tidak ikuti aturan, mungkin mereka lupa dan mau kita yang bongkar. Makanya kita tunggu hingga Selasa nanti. Jika masih lupa membongkar lapak, kita yang akan ajari mereka,” ungkap.

Diakui Surya, hanya sedikit pedagang yang masih bertahan di lapak mereka.

“Sementara hampir seluruh pedagang yang kita tertibkan sudah ikuti aturan. Lapak pedagang daging di dalam pun sudah ditempati pedagang sesuai harapan kita,” ungkap mantan Kepala Dispora Kota Lubuklinggau.

Ia menambahkan, setelah dibongkar paksa penertiban dan pengawasan akan tetap mereka lakukan.

“Sekarang pun pengawasan tetap kita lakukan, jangan sampai yang sudah bagus dan tertib ini jadi tidak tertib lagi. Sekarang sudah enak, di Pasar Inpres sudah tidak macet lagi karena pedagang sudah mulai paham tujuan kita melakukan penertiban. Namun tetap kita jaga dan kita awasi,” tambahnya.

Laporan Riena Fitriani Maris

Rekomendasi Berita