oleh

Pisau di Pinggang, Bandot Terciduk Petugas Patroli

LINGGAUPOS.CO.ID – Bandot Insari alias Andot (23), warga Desa Karang Pinang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, harus berurusan dengan polisi.

Itu karena ulahnya, yang datang ke Lubuklinggau, membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau, yang diselipkan di pinggang.

Andot diamankan saat petantang – petenteng di sebuah jalan di RT 08, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sabtu (5/6/2022), pukul 22.00 WIB.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Luhut Situmorang membenarkan unkap kasus tindak pidana UU Darurat No 12 tahun 1951 tersebut.

“Tersangka ditangkap bermula, saat personil Piket SPK Shif “I” Polsek Lubuklinggau dipimpin oleh Aiptu Paisal melaksanakan giat Patroli rutin,” jelas AKP Luhut, Ahad (6/6/2021).

Dijelaskannya, Patroli dengan menggunakan kendaraan roda dua tersebut guna antisipasi kasus 3C, di wilayah hukum Polsek Lubuklinggau Barat.

Namun setibanya di Jalan Maddin RT 08, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, tim patroli mendapat Laporan dari masyarakat, bahwa ada seorang warga asal Rejang Lebong, yang membawa senjata tajam jenis pisau.

Setelah mendapat informasi dari warga itu, mobil Unit Patroli Polsek Lubuklinggau Barat langsung menuju sasaran lokasi, dan setelah dilakukan penggeledahan terhadap seorang laki-laki tersebut, benar ditemukan sebilah pisau yg diselipkan di pinggang sebelah kiri.

“Pelaku ditangkap dan diamankan, karena kedapatan Tanpa Hak membawa Sajam yang bukan pada tempat atau profesinya. Selanjutnya digelandang ke Mapolsek menggunakan mobil patroli guna pengusutan lebih lanjut,” ungkapnya.(*)

Rekomendasi Berita