oleh

Pipa PDAM Bocor

Enam Bulan Tak Diperbaiki

LINGGAU POS ONLINE, DEMPO – Enam bulan lebih, pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bukit Sulap bocor. Tepatnya di Jalan Bukit Kaba RT 05, Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Tim Linggau Pos, Sabtu (16/12) langsung mendatangi lokasi. Menurut warga setempat, pipa air milik PDAM ini mengeluarkan air yang cukup deras sehingga banyak air terbuang percuma. Penyebabnya rusaknya pipa PDAM itu karena seringnya kendaraan roda empat yang berbelok di jalan tersebut. Sehingga tak tahan dengan beban berat, pipa PDAM pecah.

Sejauh ini, belum ada petugas PDAM yang datang melakukan perbaikan.

“Warga sudah melaporkan ke pihak PDAM tapi belum ada yang datang untuk memperbaiki,” kata EC (42), warga yang rumahnya berada tepat di depan pipa bocor.

Bukan hanya itu, menurutnya pipa saluran air milik PDAM ini dibiarkan tergeletak begitu saja di pinggir jalan dan tidak ditanam di bawah tanah.

“Akibat pipa PDAM bocor itu, banyak kendaraan roda dua yang terbalik, karena posisi jalan di sini tanjakan dan licin, selama ini petugas PDAM sering datang melihat pipa yang bocor ini, tetapi sampai saat ini tidak ada perbaikan,” ujarnya

Kerusakan pipa PDAM bukan saja dirasakan oleh EC saja, tetapi di sepanjang Jalan Bukit Kaba dan itu dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya berbaikan.

Tetangga EC, yakni SN (29) mengaku prihatin dengan hal itu. Karena, akibat pipa pecah ini pelanggan PDAM yang rumahnya lebih tinggi dari sumber air, air PDAM ini tidak mampu mengalir ke tempat mereka.

“Kami berharap pihak PDAM memperhatikan setiap keluhan dan laporan warga, jangan maunya nagih bayaran bulanan terus. Selain itu pipa yang dibiarkan bocor berhari-hari membuat air bersih yang seharusnya dimanfaatkan warga jadi terbuang sia-sia,” jelasnya.

Mendengar keluhan pelanggan itu, Direktur PDAM Tirta Musi Bukit Sulap Lubuklinggau, Hj Ratna Mahmud melalui Kabag Teknik, Hadi Purwanto mengatakan, mengenai pipa PDAM yang pecah di Jalan Bukit Kaba, dirinya belum mengetahui secara pasti.

“Kami belum mengetahui secara pasti. Nanti akan kami pastikan terlebih dahulu apakah itu memang benar pipa PDAM atau bukan. Kami segera lakukan pengecekan,” kata Hadi Purwanto, Sabtu (16/12).

Jika benar, kata Hadi, ia akan segera melakukan perbaikan baik pipa maupun pompa dari PDAM. Namun, kembali lagi kepada warga ataupun pengendara yang melintas untuk lebih berhati-hati apabila ada pipa PDAM di pinggiran jalan.

“Sehingga mencegah terjadinya kerusakan seperti pecahnya pipa saat melintas akibat tertindih atau terlindas,” jelas Hadi.

Hadi menjelaskan, memang yang namanya barang buatan tangan manusia pastinya akan mengalami kerusakan begitu juga dengan pompa maupun pipa PDAM.

“Salah satu contoh, pompa PDAM itu biasanya masa bertahannya sekitar lima tahun, lebih dari itu maka akan diganti. Sedangkan untuk pipa itu sendiri cukup lama, hanya saja apabila terlindas pecah maka harus diganti,” ucap Hadi.

Hadi memaparkan, selama menjalankan tugas memang ada sering kerusakan pipa tetapi apabila kerusakan ataupun pecah akan segera diganti.

“Namun apabila kerusakan pompa PDAM seperti di Kelurahan Lubuk Durian harus benar-benar diganti itu pun sudah dilakukan seperti kejadian sebelumnya,” tutupnya.(CW01/16)

Komentar

Rekomendasi Berita