oleh

Pilkades Tinggalkan ‘PR’

Terkait Hasil Penghitungan Suara

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Pasca Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, yang diselenggarakan di 16 desa di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Yudi Fratama mengingatkan eksekutif serta seluruh komponen yang terkait untuk bisa mengeliminir ‘PR’ pasca pelaksanaan Pilkades.

Karena biasanya, pasca Pilkades menyisakan ‘PR’ terkait hasil akhir. Salah satunya, dari pihak yang tidak puas atas hasil akhir Pilkades. Hal ini yang harus bisa dicegah, dan diantisipasi.

“Ya seluruh komponen harus mengantisipasi. Mulai dari masyarakat desa, aparatur setempat, pemerintahan desa setempat, aparat keamanan setempat, hingga pemerintah untuk merekonstruksi Pilkades. Sehingga tidak ada keributan yang ditimbulkan, terhadap hasil Pilkades,” kata Yudi, Minggu (17/12).

Ia mengakui, saat Pilkades kemarin ada di beberapa desa yang menyelenggarakan Pilkades terjadi kendala macetnya alat e-Voting.

“Namun yang terpenting Pilkades tetap terselenggara dengan lancar dan aman,” ungkapnya.

Lantas, bagaimana mengenai sistem e-Voting menurut politisi dari PDIP ini. Apakah masih bisa diterapkan atau perlu dikaji dan di evaluasi.

“Ya semua tergantung dari penyelenggara Pilkades, dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). Sepanjang sistem ini sudah disepakati dan menjadi kebijakan mereka, dan kedepan masin bisa tetap meyakinkan ke masyarakat kalau sistem ini bisa menjamin keakuratan hasil Pilkades, maka bisa tetap diterapkan,” jelasnya.

Pihaknya tetap berharap, tidak ada ‘PR’ pasca Pilkades kemarin.

“Kita mengharapkan, semua dampak-dampak yang memicu konflik pasca Pilkades bisa dieliminir,” harapnya.

Senada diungkapkan oleh ketua Komisi I DPRD kabupaten Musi Rawas, Samsul Rizal yang sebelumnya mengatakan kalau pihaknya terus mengingatkan, untuk metode Pilkades serentak, dipastikan tidak ada berdasarkan tekanan dari pihak manapun. Tentunya, harus berdasarkan kesepakatan bersama.

“Kalaupun akhirnya penyelenggaraan Pilkades sepakat, untuk menggunakan sistem e-Voting ya tidak ada masalah. Asalkan tetap, berdasarkan kesepakatan bersama. Karena semua metode sah digunakan. Imbauan kita, baik kepada calon Kades, panitia penyelenggara serta pemerintah untuk laksanakan Pilkades sesuai aturan yang ada. Jaga kekondusifan, jangan sampai terjadi konflik,” ungkap Samsul Bahri. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita