oleh

Pilkada Pengaruhi APBD Perubahan

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Lubuklinggau, dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) April 2018 pengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018. Dampaknya, anggaran untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau dikurangi, bahkan selisih jauh dibandingkan APBD Perubahan 2017.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau, Imam Senen didampingi Kabid Anggaran, Mada Kusuma kepada wartawan, Sabtu (1/9) mengatakan, Rp 60 miliar untuk pelaksanaan Pilkada Kota Lubuklinggau dan Sumsel dibebankan ke Pemkot Lubuklinggau.

“Saat Pilkada kita (Pemkot Lubuklinggau,red) tidak mendapatkan dana sharing dari Pemerintah Provinsi Sumsel, makanya berpengaruh dengan APBD Perubahan 2018,” jelas Mada Kusuma.

Mada Kusuma mengakui APBD Perubahan 2018 Pemkot Lubuklinggau melakukan efisiensi anggaran untuk setiap OPD. Namun ada beberapa OPD tetap mendapatkan kucuran dana lebih banyak dibandingkan OPD Lainnya.

OPD teknis yang mendapatkan anggaran cukup besar, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Lubuklinggau, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Lubuklinggau, dan Setda Kota Lubuklinggau.

“Meskipun anggaran turun tapi kinerja tetap optimal,” tegas Mada Kusuma.

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani yakin meskipun mengalami efisiensi anggaran kinerja masing-masing OPD tetap optimal. Khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita juga masih memperjuangkan agar dapat bantuan dari pusat, melalui masing-masing OPD tetap memasukan beberapa proposal kegiatan agar kegiatan dari kementerian dapat dilaksanakan di Kota Lubuklinggau,” ungkap Rahan Sani. (Nia)

Rekomendasi Berita