oleh

Pilkada Lubuklinggau Dipastikan Satu Putaran

“Hanya Jakarta yang bisa mengadakan Pilkada dua putaran,” kata ketua KPU Lubuklinggau, Efriadi Suhendri.

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri mengatakan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lubuklinggau beda dengan proses Pilkada DKI Jakarta. Jadi, bisa dipastikan satu putaran, karena DKI Jakarta menjadi satu-satunya daerah yang bisa menyelenggarakan Pilkada hingga dua putaran.

“Hanya Jakarta yang bisa mengadakan Pilkada dua putaran,” kata Efriadi Suhendri, Senin (27/11).

Sebab, khusus untuk pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Kekhususan No. 29 Tahun 2007, di sini telah disebutkan tingkat keterpilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang harus mencapai lebih dari 50 % suara.

“Jadi, walaupun nantinya di Pilkada Lubuklinggau selisih suara antara masing-masing Paslon hanya satu atau dua suara, dan perolehan suara tidak mencapai 50 %. Pemenangnya akan langsung ditetapkan, tidak ada namanya Pilkada putaran kedua,” jelasnya.

Sebelumnya sudah beredar informasi di lapangan, kalau Pilkada Lubuklinggau akan terjadi dua putaran sama seperti Pilkada di DKI Jakarta. Dikarenakan dalam tiga Pilkada terakhir, belum ada satu pun Paslon yang berhasil memperoleh suara mayoritas, yakni 50 % dari jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.

“Kalau aturannya sama dengan Pilkada DKI Jakarta, jelas Pilkada Lubuklinggau dipastikan du putaran,” kata Andi.

Untuk diketahui, Pilkada Lubuklinggau sepertinya akan diikuti oleh tiga Paslon, yakni H Toyeb Rakembang-Sofian maju lewat jalur perseorangan, dan telah menyerahkan syarat pencalonan ke KPU Kota Lubuklinggau. Kemudian, H SN Prana Putra Sohe dari jalur Parpol, telah dapat rekomendasi dari beberapa parpol, diantaranya Partai Demokrat, Golkar, PKB, PBB, Hanura, NasDem, Hanura, PKS dan PAN. Selanjutnya, H Rustam Efendi-Riezky Aprilia yang telah mendapatkan SK rekomendasi dari PDIP dan PPP. (11)

Komentar

Rekomendasi Berita