oleh

Pilih Pemimpin Cukup Satu Periode Saja

LINGGAU POS ONLINE, MARGA BAKTI – Luar biasa, masyarakat Kelurahan Marga Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, memadati lokasi kampanye Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau nomor urut 3, H Rustam Effendi-Riezky Aprilia (RR), Jumat (20/4) sekitar pukul 14.30 WIB.

Meskipun suasana panas, masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi kampanye, hanya untuk mendengarkan orasi politik dari calon pemimpin kebanggaannya.

Di sini, H Rustam Effendi menjelaskan, kalau seluruh masyarakat wajib mendapatkan pelayanan yang layak dari pemerintah, mulai dari kesehatan hingga pendidikan, serta peningkatan perekonomian.

“Masyarakat masih banyak yang membutuhkannya, berobat gratis serta pendidikan gratis, tapi sekarang harus bayar,” katanya dalam kampanye dialogis tersebut.

Lebih lanjut, suami Hj Miftahullummi menyampaikan selain memberi kesejahteraan kepada masyarakat dirinya juga akan memberi kesejahteraan yang layak untuk Ketua RT se-Kota Lubuklinggau.

“Kalau dulu insentif Ketua RT hanya Rp 350.000, kedepan akan kita tingkatkan menjadi Rp 1.000.000, karena sesuai dengan kerjanya melayani masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Yosep salah seorang warga Kelurahan Marga Bakti, menuturkan sangat sepakat dengan program yang di tawarkan oleh Paslon nomor urut 3, dengan program-program tersebut masyarakat dapat sejahtera.

“Kita lihat yang paling sederhana, menambahkan insentif RT tiga kali lipat dari sebelumnya. Itu jelas memberi kesejahteraan, karena selama ini kita sama tahu gaji yang diterima RT tidak cukup untuk beli beras,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Rudi salah seorang warga Kelurahan Marga Rejo menyampaikan dirinya sangat sepakat pada program RR. Baginya warga Kota Lubuklinggau sangat membutuhkan program itu.

“Saya yakin dengan program yang diberikan pasangan calon sangat membantu masyarakat, kami hanya membutuhkan pemimpin yang peduli dengan masyarakat,” ungkapnya.

Dirinya mengakui pemilihan pemimpin seharusnya hanya satu periode saja, karena menghindari koruptor.(11)

Rekomendasi Berita